Ilustrasi produksi aluminium Inalum. Foto: dok Inalum.
RUPST Inalum: Pendapatan Naik 10%, Produksi dan Penjualan Cetak Rekor Baru
Ade Hapsari Lestarini • 22 June 2026 15:58
Jakarta: PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), anggota grup MIND ID, membukukan kinerja keuangan dan operasional terbaik sepanjang 50 tahun perjalanan perusahaan pada tahun buku 2025. Pencapaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Gedung Energi, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui lima mata acara, antara lain pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian, penggunaan laba bersih perseroan, serta perubahan susunan pengurus perseroan.
RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 yang memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited).
Atas pengesahan tersebut, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan selama Tahun Buku 2025.
"Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan Inalum dan dukungan Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," ujar Corporate Secretary Inalum, Mahyaruddin A.R., dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.
Pendapatan dan laba tumbuh dua digit
Sepanjang 2025, Inalum mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong peningkatan volume penjualan dan membaiknya harga jual komoditas.
Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian naik 15 persen secara year-on-year, sementara EBITDA tumbuh sebesar 17 persen. Sedangkan dari sisi operasional, Inalum membukukan produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton (mt) atau meningkat sekitar dua persen secara tahunan.
Sementara itu, penjualan mencapai 280.141 mt pada 2025 atau naik sekitar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy). Kedua pencapaian tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun (all-time-high) Perusahaan berdiri.
Capaian ini ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274 ribu ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

RUPST Inalum. Foto: dok Inalum.
Tata kelola dan kesehatan perusahaan
Pada aspek kesehatan perusahaan, Inalum memperoleh predikat "AA" dengan klasifikasi "Sehat", Perseroan juga meraih Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari Pefindo.
Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial 2025 tercatat sebesar 85,54 persen (Audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada pada level 2. Pada aspek penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) INALUM diproyeksikan meningkat menjadi 87,54 persen pada 2025, dari 81,01 persen pada tahun sebelumnya, seiring tindak lanjut atas seluruh rekomendasi perbaikan.
Sepanjang 2025, Inalum merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terintegrasi dan terukur dampaknya. Program prioritas mencakup pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15 ribu pohon mangrove, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pendanaan bagi usaha mikro dan kecil. Program-program ini dijalankan melalui pendekatan Strategic Empowerment dan Strategic Engagement yang selaras dengan praktik terbaik internasional.
Perubahan susunan pengurus perseroan
Dalam RUPST 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Inalum hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Musa Bangun.
- Komisaris: Indra Simarta.
- Komisaris: Ali Said.
- Komisaris Independen: Hari Soebagijo.
- Komisaris: Kardwiyana Ukar.
Direksi
- Direktur Utama: Melati Sarnita.
- Direktur Keuangan: Ken Permana.
- Direktur Operasi: Ivan Ermisyam.
- Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra.
- Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro.
Dengan kepengurusan yang baru Inalum optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.