Jemaah Umrah Terdampak Penutupan Bandara Bisa Jadwal Ulang Gratis

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: dok. Antara.

Jemaah Umrah Terdampak Penutupan Bandara Bisa Jadwal Ulang Gratis

Gabriella Thesa Widiari • 8 September 2026 17:54

Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan jemaah umrah yang gagal berangkat akibat penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadwalkan ulang penerbangan mereka tanpa dikenakan biaya tambahan. Penutupan bandara tersebut merupakan dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Jadi kita pastikan tidak ada penambahan biaya terkait ini. Jadi penjadwalan ulang itu harus dilakukan segera mungkin," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, dilansir dari Antara, Selasa, 8 September 2026.

Kemenhaj telah mengeluarkan surat edaran resmi kepada pihak maskapai dan agen perjalanan agar hak-hak jemaah terpenuhi dan tidak ada penarikan biaya tambahan dalam proses penjadwalan ulang, termasuk bagi jemaah yang terdampak dan memilih kembali ke daerah masing-masing.

"Jadi dari Dirjen Bina dan Pengendalian, kami memastikan bahwasanya travel umrah dan maskapai itu harus memenuhi tanggung jawab mereka, terutama terkait dengan penjadwalan ulang," ucap Dahnil.


Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak mendatangi para jemaah umrah di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.

Dahnil menambahkan pembatalan keberangkatan tersebut terjadi pada 5 hingga 7 September 2026 menyusul adanya gangguan operasional di bandara. Hal itu berdampak terhadap 14 ribu jemaah.

Operasional Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara sempat dihentikan sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Pengelola bandara InJourney Airports menyatakan seluruh fasilitas airside dan landside telah dibersihkan serta siap melayani penerbangan kembali per Selasa, 8 September 2026.

(Gabriella Thesa Widiari)