Fenomena Musiman, Waspada Sengatan Ubur-ubur di Pantai Selatan DIY

Wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik

Fenomena Musiman, Waspada Sengatan Ubur-ubur di Pantai Selatan DIY

Whisnu Mardiansyah • 18 May 2026 13:27

Yogyakarta: Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang bertugas menjaga kawasan Pantai Selatan mengingatkan wisatawan tentang bahaya sengatan ubur-ubur. Peringatan ini terutama disampaikan pada masa peralihan musim dari hujan menuju kemarau.

"Anggota SRI dan Jogo Segoro selalu mengingatkan wisatawan untuk hati-hati terhadap ubur-ubur," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Bagas Senoadji, di Yogyakarta, seperti dilansir Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Bagas mengatakan, imbauan tersebut diberikan terutama kepada anak-anak. Sebab, banyak anak yang mengira ubur-ubur tidak berbahaya dan justru tertarik untuk memegangnya.

"Bentuk ubur-ubur bagi anak-anak mungkin menarik untuk dipegang," kata Bagas.

Selama liburan pekan ini, lanjut Bagas, ia menerima laporan sebanyak tiga wisatawan di Pantai Sepanjang, Gunungkidul, menjadi korban sengatan ubur-ubur pada Jumat, 15 Mei. 


"Ada juga satu orang terkena duri ikan di Pantai Sundak pada hari sebelumnya," katanya.

Bagas menjelaskan, kemunculan ubur-ubur di pantai merupakan fenomena musiman yang dipengaruhi oleh gelombang air laut. Masa peralihan dari musim hujan ke kemarau mempengaruhi suhu air. Akibatnya, banyak ubur-ubur yang terbawa arus hingga ke pantai.

"Ubur-ubur itu seringkali berbentuk seperti balon kecil berwarna biru hingga transparan," kata Bagas.


Petugas SAR di Gunungkidul saat menunjukkan ubur-ubur. Dokumentasi/SAR Satlinmas Istimewa Gunungkidul

Sengatan ubur-ubur cukup berbahaya karena dapat menimbulkan rasa panas, gatal, hingga nyeri. Pihaknya akan memasang spanduk tentang bahaya ubur-ubur di kawasan pantai sebagai langkah antisipatif. Langkah ini bertujuan agar tidak ada korban sengatan ubur-ubur di kemudian hari.

"Dipasang di wilayah dua Gunungkidul dan wilayah empat di Bantul karena di sana yang bayak dikunjungi wisatawan," katanya.

(Whisnu M)