Sembilan Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung

Warga mengevakuasi korban tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis, 14 Mei 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Sembilan Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung

Silvana Febiari • 15 May 2026 16:53

Kota Padang: Sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Peristiwa tersebut terjadi pukul 12.30 WIB, Kamis siang, 14 Mei 2026. 

"Hasil koordinasi kami, ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Polisi Susmelawati Rosya, dilansir dari Antara, Jumat, 15 Mei 2026. 

Beruntungnya, tiga pekerja tambang berhasil selamat dari longsoran material. Sementara, sembilan lainnya dinyatakan meninggal dunia.
 


Berdasarkan informasi yang dihimpun Polda Sumbar, terdapat tebing yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. Diduga, pada saat mereka bekerja tiba-tiba tebing tersebut longsor dan menimpa korban.

Kesembilan pekerja tambang emas ilegal tersebut ditemukan secara bertahap. Sekitar pukul 15.00 WIB polisi bersama masyarakat setempat berhasil menemukan dan mengevakuasi lima korban. Sementara, empat lainnya ditemukan pada sore harinya.

"Ketika ditemukan keluarga langsung membawa jenazah ke rumah masing-masing untuk dimakamkan," ucap dia.


Warga mengevakuasi korban tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis, 14 Mei 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi


Selama ini, Polda bersama Pemerintah Provinsi Sumbar terus berusaha dan berkomitmen mengatasi permasalahan tambang ilegal. Berbagai usaha preventif, imbauan, edukasi hingga turun ke lapangan untuk menindak aktivitas ilegal juga dilakukan.

"Dalam bulan ini kita juga turun besar-besaran ke Kota Sawahlunto, Solok dan Pasaman. Semua upaya kita lakukan termasuk mencarikan solusi permanen mengenai permasalahan ini," ujarnya.

Namun, beberapa kali polisi turun ke lapangan, petugas tidak menemukan aktivitas tambang ilegal. Tetapi, setelah operasi dilakukan, pekerja tambang emas ilegal tersebut kembali beraktivitas.

"Ya, ini dilema masalah tambang ilegal seperti itu," ujarnya.

Polda Sumbar belum merinci terkait identitas para korban itu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)