Ilustrasi. Foto: Magnific.
Emiten DADA Jajaki Kerja Sama Pengembangan Fasilitas Pendidikan di Kawasan Properti
Ade Hapsari Lestarini • 15 May 2026 07:16
Jakarta: Emiten PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjajaki kerja sama strategis dengan Yayasan Al Azhar Syifa Budi untuk mengembangkan institusi pendidikan berbasis internasional yang terintegrasi dengan proyek properti perseroan.
Langkah tersebut dilakukan di tengah tantangan industri properti akibat perubahan tren pasar, tingginya suku bunga, dan melemahnya daya beli masyarakat. Perseroan menilai inovasi kawasan menjadi strategi penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan nilai aset properti.
Penjajakan kerja sama dilakukan di kantor Yayasan Al Azhar Syifa Budi di kawasan TB Simatupang, Jakarta. Pertemuan membahas potensi pengembangan fasilitas pendidikan modern yang terintegrasi dalam kawasan hunian dan komersial milik perseroan.
Direktur Utama DADA Adam Bilfaqih mengatakan, integrasi fasilitas pendidikan internasional menjadi bagian dari strategi peningkatan nilai kawasan dan diferensiasi proyek.
"Kami ingin menghadirkan ekosistem yang lengkap dalam setiap pengembangan kawasan. Integrasi fasilitas pendidikan berbasis internasional di proyek-proyek DCP akan menjadi nilai tambah signifikan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi investor dan komunitas sekitar," ujar Adam, dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2026.
DADA akan berperan sebagai penyedia infrastruktur dan pengembang fasilitas pendidikan modern dan representatif. Sementara Yayasan Al Azhar Syifa Budi akan menyiapkan kurikulum, sistem pembelajaran, hingga pengembangan akademik berbasis standar internasional.
Secara bertahap, pengembangan fasilitas pendidikan tersebut direncanakan hadir di sejumlah proyek perseroan, termasuk DAVE, Apple 3 Condovilla, serta beberapa kawasan potensial lain yang tengah dan akan dikembangkan perusahaan. Menurut dia, kebutuhan terhadap institusi pendidikan berstandar internasional terus meningkat, khususnya di kawasan hunian terpadu yang berkembang pesat.

Emiten DADA jajaki kerja sama pengembangan fasilitas pendidikan di kawasan properti. Foto: dok DADA.
Buka peluang perluasan model pendidikan
Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi Hamid Chalid mengatakan, kerja sama tersebut membuka peluang perluasan model pendidikan unggulan di lokasi-lokasi strategis.
"Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan infrastruktur dari DCP, kami optimistis dapat menghadirkan institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global," kata dia.
Ke depan, penjajakan kerja sama ini akan dilanjutkan melalui pembahasan teknis, studi kelayakan, serta perencanaan pengembangan yang lebih komprehensif guna memastikan implementasi berjalan optimal dan berkelanjutan.
Direktur DADA Bayu Setiawan menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk memperkuat daya saing dan memperluas peluang pertumbuhan ke depan.
"Proses penjajakan dengan investor potensial masih terus berjalan dan hingga kini belum menghasilkan kesepakatan yang bersifat mengikat. Kami berkomitmen untuk menyampaikan setiap perkembangan penting secara terbuka dan transparan melalui kanal resmi keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujar Bayu.
Bayu menegaskan, DADA menjalankan proses ini dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).
Melalui langkah tersebut, perseroan berharap dapat memperkuat posisi pengembangan kawasan terpadu yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Kami berharap hasil dari proses ini nantinya dapat memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi proyek-proyek properti DADA di masa mendatang," jelas Bayu.