Kayu hanyutan akibat bencana banjir di Aceh. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati
BNPB: Indonesia Masuk Tiga Besar Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Lukman Diah Sari • 12 May 2026 07:41
Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkap, bahwa Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara dengan potensi risiko bencana tertinggi di dunia. Tak hanya itu, Kepala BNPB juga menerangkan, berdasarkan data Bank Dunia, menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga dengan tingkat risiko bencana dan peringkat keempat negara paling terpapar bencana di dunia.
“Indonesia peringkat ketiga sebagai negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia, dan peringkat keempat negara dengan paparan bencana tertinggi di dunia. Di atasnya ada Filipina. Meski negara lebih kecil, tapi bedanya Filipina menjadi langganan angin topan. Ingat, kita masih punya Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara yang sangat dekat dengan Filipina. Ini yang harus kita pahami betul,” jelas Kepala BNPB, dalam rilis resmi diterima pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto. (DOK BNPB)
Kepala BNPB mengatakan bahwa Indonesia dianugerahi bentang alam yang indah dan kekayaan alam melimpah. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat potensi ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berbagai jenis bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, hingga banjir dan tanah longsor kerap melanda Tanah Air. Bahkan, kata dia, dunia internasional menjuluki Indonesia sebagai “laboratorium bencana”. Predikat tersebut, menurut Kepala BNPB, bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan, melainkan menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam penanggulangan bencana.
“Hampir tidak ada wilayah di Indonesia yang betul-betul aman. Kalimantan memang cenderung lebih aman dari gempa bumi dan tsunami menurut data. Tapi ingat, di sana karhutla selalu menjadi ancaman setiap tahun,” kata Suharyanto.