Kelompok pemberontak Houthi asal Yaman. (Anadolu Agency)
Pasukan Yaman Gagalkan Infiltrasi Houthi di Taiz, Lima Orang Tewas
Willy Haryono • 3 August 2026 13:36
Taiz: Pasukan pemerintah Yaman mengklaim telah berhasil menggagalkan upaya infiltrasi kelompok Houthi di beberapa garis depan di Provinsi Taiz pada hari Minggu kemarin.
Dikutip dari Yeni Safak, Senin, 3 Agustus 2026, sedikitnya lima anggota Houthi dilaporkan tewas, sementara satu pesawat nirawak (drone) berhasil ditembak jatuh dalam bentrokan tersebut.
Televisi pemerintah Yaman melaporkan pertempuran berlangsung selama sekitar dua jam di Front Al-Barah. Pasukan pemerintah disebut berhasil menimbulkan korban jiwa dan kerugian material di pihak Houthi.
Di Front Al-Salw, yang berada di bagian tenggara Provinsi Taiz, satuan artileri pemerintah juga dilaporkan menggempur sejumlah posisi Houthi.
Selain itu, sistem pertahanan udara pemerintah berhasil menembak jatuh sebuah drone Houthi yang disebut sedang berupaya menyerang kamp pelatihan militer di selatan Kota Taiz.
Kantor berita resmi Yaman, Saba, juga melaporkan bentrokan terjadi di Front Al-Aneen, Distrik Jabal Habashi, setelah pasukan Houthi kembali mencoba menyusup ke wilayah yang dikuasai pemerintah.
Menurut laporan tersebut, tiga pejuang Houthi dilaporkan tewas atau terluka dalam bentrokan di kawasan itu. Sejauh ini, Houthi belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim pemerintah Yaman mengenai pertempuran tersebut.
Eskalasi Terbesar Sejak Gencatan Senjata
Meski intensitas konflik menurun sejak gencatan senjata yang dimulai pada April 2022, bentrokan sporadis antara pasukan pemerintah dan Houthi masih terus terjadi.Kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lain di Yaman sejak September 2014.
Sejak awal Juli 2026, pertempuran di berbagai garis depan kembali meningkat dan disebut sebagai eskalasi paling mematikan sejak gencatan senjata diberlakukan. Puluhan kombatan dari kedua belah pihak dilaporkan tewas maupun terluka.
Pada 25 Juli lalu, koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman mengumumkan serangan udara terhadap posisi Houthi di Provinsi Al Hudaydah dan Pulau Kamaran di Yaman barat. Serangan tersebut menjadi operasi udara pertama sejak 2022.
Di hari yang sama, Houthi mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap sejumlah lokasi dan fasilitas di Arab Saudi.
Baca juga: Houthi Klaim Delapan Kapal Tanker Saudi Alihkan Rute akibat Blokade Maritim