Direktur Utama Bank Mantap Panji Irawan saat menyerahkan SRKK kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar. Foto: Istimewa.
Bank Mantap Serahkan SRKK ke Keluarga Korban TNI yang Gugur di Lebanon
Husen Miftahudin • 7 April 2026 22:10
Bandung: PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga personel TNI Pasukan Perdamaian yang gugur di Lebanon dalam serangan di Timur Tengah.
Direktur Utama Bank Mantap Panji Irawan menyerahkan secara simbolis SRKK tersebut kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
"Penyerahan SRKK ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian dalam menjalankan tugas negara di Lebanon," ujar Panji saat menyerahkan SRKK tersebut yang juga turut dihadiri Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Senin, 7 April 2026.
| Baca juga: RI Diminta Desak PBB Lakukan Investigasi Menyeluruh atas Serangan terhadap UNIFIL |

(Almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar. Foto: Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)
Bantu meringankan beban dan penguatan moral
Panji menyampaikan, santunan tersebut menjadi wujud sinergi antara Bank Mantap dan ASABRI dalam memberikan perlindungan kepada prajurit serta dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus diharapkan dapat membantu meringankan beban serta memberikan penguatan moral.
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam penjaga perdamaian UNIFIL meninggal dunia akibat serangan Israel, yang saat ini sedang dalam investigasi oleh PBB. Ketiganya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.