Hati-hati Hoaks BSU 2026, Kemnaker Pastikan Tidak Ada Pendaftaran Mandiri

Ilustrasi tenaga kerja. Foto: dok MI/Usman Iskandar.

Hati-hati Hoaks BSU 2026, Kemnaker Pastikan Tidak Ada Pendaftaran Mandiri

Rona Marina Nisaasari • 9 January 2026 12:28

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Sebab, berita hoaks sudah beredar di media sosial hingga media massa.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," kata Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, dikutip Siaran Pers Kementerian Ketenagakerjaan, Jumat, 9 Januari 2026.

Faried menegaskan, informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui lama bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.


Ilustrasi tenaga kerja. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
 

 

Penyaluran BSU serap 16.048.472 pekerja


Sebagai informasi, penyaluran BSU sudah dilaksanakan hingga akhir tahun lalu dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja sesuai aturan yang berlaku. 

Selain itu, penting untuk diketahui hingga saat ini, belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU di 2026.

"Perlu kami sampaikan, sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi," ujar Faried.

Oleh karena itu, Kemnaker meminta masyarakat untuk berhati-hati akan hoaks tersebut serta melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang menimbulkan keresahan dengan mengatasnamakan program BSU.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)