Petugas gabungan Balai TNGR saat melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan gunung Rinjani di Lombok Timur, Senin, 10 Agustus 2026. ANTARA/HO-Humas Balai TNGR.
Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Rinjani Berhasil Dipadamkan
Silvana Febiari • 11 August 2026 19:19
Lombok Timur: Kebakaran lahan sempat terjadi di sekitar kawasan camp Pelawangan pada jalur pendakian Sembalun, Gunung Rinjani, Lombok. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan api telah berhasil dipadamkan.
"Kebakaran lahan di kawasan Rinjani Lombok itu telah berhasil dikendalikan," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi, dilansir dari Antara, Selasa, 11 Agustus 2026.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin sore, 10 Agustus 2026. Tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengendalian api.
Baca Juga :
"Kebakaran yang membakar vegetasi permukaan dengan luas sekitar 1,6 hektare akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada malam harinya," kata Astekita.
Pihaknya mengapresiasi tim maupun pemandu dan porter yang turun langsung membantu memadamkan api serta mengamankan pengunjung.
"Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kekuatan penting dalam menjaga keselamatan dan kelestarian Rinjani," ucapnya.
Sebelumnya, Tim Polsek Sembalun melakukan patroli di kawasan Gunung Rinjani. Petugas juga mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pendaki untuk mewaspadai potensi kebakaran lahan.
Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Subadri mengatakan kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) itu menyasar para pengunjung dan masyarakat yang berada di kawasan TNGR, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Personel Polsek Sembalun mengajak masyarakat dan pengunjung, khususnya para pendaki, menjaga kelestarian lingkungan. Mereka juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
"Warga kami imbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuat api unggun maupun melakukan pembakaran sampah di kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran," imbaunya.

Petugas gabung memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Dok. Istimewa
Selain memberikan imbauan langsung, Lalu menyarankan TNGR memasang banner pencegahan karhutla. Banner tersebut diharapkan dipasang di lokasi yang mudah terlihat pengunjung dan pendaki.
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pencegahan karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian kawasan TNGR," ungkapnya.