Jakarta International Stadium (JIS). Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.
Pramono Anung Siapkan JIS jadi Markas Utama Persija Jakarta
Fachri Audhia Hafiez • 9 August 2026 20:35
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang (homebase) utama bagi klub sepak bola Persija Jakarta. Pengelolaan JIS juga bakal dimaksimalkan.
"Pemerintah DKI secara sungguh-sungguh juga mempersiapkan Stadion Jakarta International Stadium atau JIS menjadi kandang utama atau kandangnya Persija," ujar Pramono saat menghadiri acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026.
Pramono menjelaskan, dukungan Pemprov DKI terhadap Macan Kemayoran tidak sebatas penyediaan stadion. Aspek kenyamanan, keamanan, aksesibilitas transportasi, hingga pengelolaan jadwal kegiatan nonolahraga di JIS juga turut dimaksimalkan agar tidak berbenturan dengan laga penting Persija.
Guna menunjang peran JIS sebagai markas utama, perbaikan konektivitas menuju lokasi stadion terus dipacu. "Dan untuk itu, seperti Saudara-saudara ketahui sekarang ini konektivitas untuk ke JIS sudah jauh lebih baik," sebut Pramono.
Saat ini, akses transportasi umum menuju JIS telah disokong oleh moda Kereta Rel Listrik (KRL). Pemprov DKI pun tengah mendorong pengembangan fasilitas stasiun di kawasan tersebut dari satu peron menjadi dua peron demi mengantisipasi lonjakan penumpang saat pertandingan berlangsung.

Penyelenggaraan Bank Jakarta x Persija Jakarta Collabortion Kick-Off yang berlangsung di Taman Suropati, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa.
Selain perbaikan akses transportasi massal, penataan kantong parkir menjadi fokus perhatian. Pramono mengimbau para suporter dan penonton untuk memanfaatkan area parkir di kawasan Ancol guna mengurangi penumpukan kendaraan di area dalam stadion.
"Parkirnya lebih baik ada di Ancol dan hanya dikenakan tarif parkir untuk nonton pertandingan itu," kata Pramono.
Ia memastikan skema retribusi parkir tersebut dibuat agar tidak membebani masyarakat yang ingin menyaksikan laga Persija di JIS. "Saya sudah minta, baik kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan. Sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin," tegas Pramono.