Jaksel Targetkan Setop Kirim Sampah ke Bantargebang pada 2027

Ilustrasi sampah. Foto: Dok. Medcom.id.

Jaksel Targetkan Setop Kirim Sampah ke Bantargebang pada 2027

Fachri Audhia Hafiez • 6 May 2026 15:37

Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menargetkan penghentian pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai 2027. Kebijakan ini menyusul kondisi TPST Bantargebang yang dinilai sudah melampaui batas kapasitas aman pascainsiden longsor yang menimbulkan korban jiwa.

"Berdasarkan arahan Menteri Lingkungan Hidup pada 6 April 2026, yang mengatakan TPST Bantargebang sudah tidak boleh menerima sampah DKI Jakarta pada 2027," ujar Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat (Kasie PSM) Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Hendrik Mindo Sihombing, dilansir Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
 


Sebagai langkah awal, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan membidik pengurangan sampah hingga 50 persen pada Agustus 2026 mendatang. Fokus utama penanganan terletak pada pengolahan sampah organik seperti sisa makanan dan ranting pohon yang menyumbang lebih dari separuh total timbunan sampah di wilayah tersebut.

"Dua sampah organik itu menjadi sasaran kami dengan diolah melalui biopori jumbo dan teba modern yang direncanakan disebar seluruh Jakarta Selatan," ucap Hendrik.


Inovasi Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan yang memperkenalkan pengolahan sampah organik melalui biopori jumbo di kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Jakarta. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Metode biopori jumbo menggunakan wadah komunal berkapasitas besar, sementara teba modern mengadopsi kearifan lokal Bali berupa lubang komposter sedalam 2-3 meter yang diperkuat beton. Melalui inovasi ini, Pemkot Jaksel mengusung konsep zero waste di tempat agar sampah langsung terkelola di lokasi asal tanpa perlu diangkut ke penampungan akhir.

“Yang paling cepat penanganan sampah itu langsung selesai di tempat. Jadi enggak dibawa jauh-jauh lagi ke Bantar Gebang. Kapasitasnya sudah melewati batas aman,” ucap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)