Dokumentasi. Warga melintasi jalan raya di saat hujan mengguyur Kota Palangka Raya, Rabu (19/2/2026). ANTARA/Rendhik Andika
Sepekan ke Depan, Kalteng Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin
Lukman Diah Sari • 3 April 2026 18:34
Palangka Raya: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau warga di wilayah setempat untuk mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir hingga sepekan mendatang.
"Masyarakat agar mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng," kata Prakirawan BMKG Kalteng, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Muhamad Ihsan Sidiq di Palangka Raya, Jumat, 3 April 2025, melansir Antara.
"Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang," ungkap dia.
Ihsan menerangkan, sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB). Dia mengungkap pertumbuhan awan CB merupakan tanda-tanda terjadinya hujan disertai angin kencang diikuti sambaran petir.

Ilustrasi hujan deras. ANTARA/Aloysius Lewokeda
Untuk itu, pesan Ihsan, jika melihat fenomena tersebut agar waspada dan segera mencari tempat berteduh, namun tidak di bawah pohon. Masyarakat juga harus menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka, untuk menghindari sambaran petir.
Pihaknya secara berkala juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memetakan potensi serta perkembangan cuaca terbaru, guna mengantisipasi terjadinya bencana. Untuk dapat memperbarui informasi perkembangan cuaca, kata dia, masyarakat di wilayah setempat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG, dan berbagai media sosial BMKG.