Cegah Perundungan, Polda Metro Jaya Luncurkan FKPMS di 11 Sekolah

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Foto: Istimewa

Cegah Perundungan, Polda Metro Jaya Luncurkan FKPMS di 11 Sekolah

M Sholahadhin Azhar • 11 March 2026 12:26

Jakarta: Polda Metro Jaya meluncurkan program Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di 11 sekolah di Jakarta. Hal ini sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa. Sehingga, harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif.

"Peluncuran FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial," kata Asep dikutip dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026.

Asep mengatakan sepanjang 2025, Polda Metro Jaya menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

“Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat," ujar Asep.
 


Dia menyebutkan forum tersebut dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

"Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat," tutur Asep.

Dia juga menekankan pentingnya peran wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba.

Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan peluncuran forum tersebut juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta.

Langkah itu pun diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.


Launching FKPMS. Foto: Istimewa

“Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya," pungkas Asep.

Polda Metro Jaya berkomitmen terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Peluncuran FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan.

"Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait," terang Asep.

Berikut daftar sekolah atau madrasah yang menjadi pilot project pembentukan FKPMS:
  1. Jakarta Pusat, SMK Negeri 1 Jakarta
  2. Jakarta Utara, SMK Walang
  3. Jakarta Barat, SMA Negeri 78 Jakarta
  4. Jakarta Selatan, MAN 13 Jakarta
  5. Jakarta Timur, SMK Kemala Bhayangkari
  6. Tangerang Kota, SMK Negeri 7 Tangerang
  7. Bekasi Kota, MAN 1 Kota Bekasi
  8. Bekasi Kabupaten, SMK Negeri 1 Cikarang
  9. Depok, MA Al Hamidiyah
  10. Kepulauan Seribu, SMA Negeri 69 Jakarta Kepulauan Seribu
  11. Tangerang Selatan, SMK Negeri 1 Tangerang Selatan. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)