Sapi kurban, ilustrasi pexels
Jumlah Hewan Kurban di Bengkulu Meningkat Jadi 12.199 Ekor
Silvana Febiari • 28 May 2026 14:53
Bengkulu: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu mencatat jumlah hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah meningkat menjadi 12.199 ekor. Jumlah tersebut terdiri atas 267 ekor kerbau, 7.760 ekor sapi, dan 4.172 ekor kambing.
“Pada tahun 2025 jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 11.900 ekor. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 299 ekor dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurut dia, peningkatan jumlah hewan kurban menunjukkan semakin tingginya kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk berbagi melalui ibadah kurban. Peningkatan tersebut juga mencerminkan tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bengkulu.
Saefudin mengatakan pelaksanaan Iduladha tahun ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Pelaksanaan Salat Iduladha tingkat Provinsi Bengkulu dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah yang dihadiri ribuan umat Islam.
Provinsi Bengkulu juga mendapat 11 ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi pemerintah provinsi serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bengkulu.
"Ada 11 ekor yang telah didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota, dan satu untuk provinsi yang kami distribusikan ke Masjid Al Anshor Kota Bengkulu," jelas Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin. ANTARA/Boyke Ledy Watra
Menurut dia, kehadiran sapi kurban dari Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menambah kebahagiaan warga penerima manfaat pada momentum hari besar keagamaan tersebut.
"Kami atas nama pemerintahan dan masyarakat Provinsi Bengkulu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, dan masyarakat sangat senang menerima bantuan ini," ujarnya.