Ratusan jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) kedua Embarkasi Jakarta resmi tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: Muhammad Alvi Randa.
Ratusan Calon Haji Kloter Kedua Tiba di Asrama Pondok Gede Jakarta
Muhammad Alvi Randa • 21 April 2026 16:50
Jakarta: Sebanyak 441 jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) kedua Embarkasi Jakarta resmi tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa, 21 April 2026. Mereka adalah rombongan asal Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi, rombongan mulai memasuki area penerimaan pukul 12.40 WIB untuk menjalani serangkaian pemeriksaan akhir sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengonfirmasi adanya penyesuaian waktu kedatangan bagi kloter kedua ini. Jadwal masuk asrama sengaja diundur untuk mencegah penumpukan jemaah di area penerimaan.
"Awalnya kloter kedua masuk jam 08.00 WIB. Jadwal tersebut kami ubah karena waktu yang terlalu singkat dengan kedatangan kloter pertama. Hal ini kami lakukan agar panitia memiliki jeda waktu yang cukup untuk membereskan dan mensterilkan kembali area gedung penerimaan," kata Agus kepada Metrotvnews.com di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa, 21 April 2026.
Setibanya di asrama, petugas langsung mengarahkan seluruh jemaah kloter kedua mengikuti layanan terpadu satu pintu (one stop service). Melalui layanan ini, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, pengecekan kelengkapan administrasi paspor, hingga verifikasi kartu Nusuk secara efisien.
.jpeg)
Ratusan jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) kedua Embarkasi Jakarta resmi tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: Muhammad Alvi Randa.
Setelah seluruh proses administrasi dan medis selesai, nantinya panitia memindahkan jemaah ke gedung penginapan menggunakan bus khusus. Pemindahan menggunakan armada bus ini bertujuan untuk menghemat tenaga jemaah, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang kamarnya dikhususkan di lantai dasar.
Agus menegaskan, pihak panitia melarang keras jemaah untuk melakukan aktivitas berat atau menerima kunjungan tamu selama berada di asrama. Jemaah diimbau untuk fokus beristirahat penuh guna menjaga kondisi fisik tetap prima menjelang jadwal lepas landas.
"Kami mengimbau jemaah untuk tidak melakukan aktivitas yang menguras tenaga, Rangkaian ibadah wajib di Tanah Suci masih panjang, jangan sampai saat pelaksanaannya nanti jemaah justru terkendala masalah kesehatan," ujarAgus.