Sidang Pelaku Penembakan di Acara Jamuan Gedung Putih Digelar Pekan Ini

Presiden AS Donald Trump selamat dalam penembakan di acara makan malam Gedung Putih di Hotel Washington Hilton, Sabtu, 25 April 2026. (Anadolu Agency)

Sidang Pelaku Penembakan di Acara Jamuan Gedung Putih Digelar Pekan Ini

Willy Haryono • 27 April 2026 15:15

Washington: Seorang pria asal California yang menjadi pelaku penembakan dalam jamuan makan malam pers Gedung Putih yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dijadwalkan menjalani sidang pada Senin, 27 April 2026.

Otoritas AS menyatakan bahwa pelaku diduga menargetkan Trump dan pejabat tinggi lainnya dalam acara White House Correspondents' Dinner yang digelar di Hotel Washington Hill pada Sabtu malam. Peristiwa ini disebut sebagai upaya ketiga terhadap nyawa Trump dalam dua tahun terakhir.

Pelaku berhasil ditahan di lokasi setelah sempat terlibat baku tembak singkat dengan agen keamanan. Trump sendiri dievakuasi dari ruang acara oleh Agen Dinas Rahasia Amerika Serikat saat situasi berubah menjadi kacau.

Dalam sebuah wawancara, Trump mengaku tidak panik saat kejadian berlangsung. “Saya tidak khawatir. Saya mengerti hidup. Kita hidup di dunia yang gila,” ujarnya, dikutip dari media Hurriyet Daily News.

Jaksa Agung sementara AS Todd Blanche menyatakan pelaku belum bekerja sama dengan penyelidik dan akan segera didakwa. Ia juga menyebut indikasi awal menunjukkan pelaku menargetkan anggota pemerintahan, meski motif pasti belum diketahui.

Pelaku dilaporkan membawa senapan, pistol, dan pisau saat berada di hotel tempat acara berlangsung. Trump juga menyebut pelaku menulis manifesto bernuansa antiagama sebelum melakukan aksinya.

Beberapa Upaya Serangan terhadap Trump

Insiden ini menambah daftar percobaan serangan terhadap Trump dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Trump sempat menjadi target penembakan saat kampanye di Pennsylvania yang menewaskan satu orang dan melukainya di bagian telinga.

Beberapa bulan kemudian, seorang pria kembali ditangkap setelah membawa senjata di sekitar lapangan golf di Florida saat Trump berada di lokasi. Kasus tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap keamanan presiden.

Hotel tempat kejadian terbaru juga memiliki sejarah serangan serupa, yakni penembakan terhadap Presiden Ronald Reagan pada 1981.

Trump menilai insiden ini menunjukkan perlunya peningkatan keamanan, termasuk rencana pembangunan ruang acara baru di dekat Gedung Putih. Ia juga berharap jamuan makan malam tersebut dapat dijadwalkan ulang dalam waktu dekat.

Acara tahunan tersebut biasanya dihadiri jurnalis, pejabat, dan tokoh penting untuk penggalangan dana beasiswa. Insiden ini terjadi kurang dari dua hari sebelum kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Washington. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih Pernah Dinobatkan sebagai Guru Terbaik

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)