Alice Walton mendapatkan gelar sebagai wanita terkaya di dunia versi Forbes 2026. (alicelwaltonfoundation)
10 Wanita Terkaya di Dunia Tahun 2026 Versi Forbes
Riza Aslam Khaeron • 22 April 2026 15:49
Jakarta: Forbes baru saja merilis daftar miliarder terbaru tahun 2026 dengan menggunakan data harga saham dan nilai tukar mata uang per 1 Maret 2026.
Meskipun daftar ini masih didominasi oleh kaum pria, tren partisipasi perempuan menunjukkan pergerakan positif yang konsisten. Tahun ini, sebanyak 481 dari 3.428 miliarder di seluruh dunia adalah perempuan. Angka tersebut setara dengan 14% dari total daftar, naik tipis dari tahun lalu yang mencatat 406 perempuan atau sekitar 13,4%.
Berdasarkan daftar tersebut, mayoritas perempuan dalam daftar ini memperoleh kekayaan melalui warisan, dengan hanya 122 dari 481 orang yang tercatat membangun kekayaannya sendiri (self-made).
Selain dominasi nama-nama lama, tahun 2026 juga diwarnai oleh kemunculan wajah-wajah baru yang inspiratif. Berikut adalah rincian 10 wanita terkaya di dunia versi Forbes per 1 Maret 2026 dengan jumlah kekayaan yang telah dikonversi dengan menggunakan kurs JISDOR Bank Indonesia pada 22 April 2026 sebesar Rp17.179 per USD.
1. Alice Walton — USD 134 miliar (sekitar Rp2.301,99 triliun)
Untuk tahun kedua berturut-turut, Alice Walton (76) menduduki posisi wanita terkaya di dunia. Satu-satunya putri pendiri Walmart asal Amerika Serikat ini mencatatkan penambahan kekayaan USD 33 miliar (sekitar Rp566,91 triliun) dalam setahun seiring saham Walmart yang meroket 30%.Didorong pertumbuhan e-commerce global, Walmart menjadi pengecer tradisional pertama yang menembus valuasi USD 1 triliun (sekitar Rp17.179 triliun) pada Februari lalu.
2. Francoise Bettencourt Meyers & Keluarga — USD 100 miliar (sekitar Rp1.717,90 triliun)
Francoise Bettencourt Meyers (72) asal Prancis merupakan cucu pendiri L'Oréal. Kekayaannya naik sekitar USD 18,4 miliar (sekitar Rp316,09 triliun) seiring saham raksasa kosmetik tersebut yang menguat 13% dalam setahun.Meskipun sempat menjadi wanita pertama yang menembus kekayaan USD 100 miliar (sekitar Rp1.717,90 triliun), ia resmi mundur dari dewan direksi perusahaan pada tahun 2025.
3. Julia Koch & Keluarga — USD 81,2 miliar (sekitar Rp1.394,93 triliun)
Julia Koch (63) dan keluarganya memiliki sekitar 42% saham Koch, Inc. di Amerika Serikat, perusahaan swasta terbesar kedua di negara tersebut. Selain bisnis industri, Julia terus berekspansi ke dunia olahraga dengan mengakuisisi saham tim NFL New York Giants serta kepemilikan di Brooklyn Nets dan New York Liberty.4. Iris Fontbona & Keluarga — USD 52,6 miliar (sekitar Rp903,62 triliun)
Iris Fontbona (83) adalah orang terkaya di Chile yang mewarisi Antofagasta, perusahaan tambang tembaga besar yang tercatat di London Stock Exchange. Tahun ini ia menjadi salah satu pemenang terbesar dengan lonjakan kekayaan mencapai USD 24,5 miliar (sekitar Rp420,89 triliun), didorong oleh harga tembaga dunia yang mencapai rekor tertinggi.
5. Jacqueline Mars — USD 49,1 miliar (sekitar Rp843,49 triliun)
Jacqueline Mars (86) merupakan pewaris generasi ketiga Mars, Inc. dari Amerika Serikat. Kekayaannya naik sekitar USD 6,5 miliar (sekitar Rp111,66 triliun) dalam setahun berkat kesuksesan perusahaan keluarga yang menguasai produk ikonik seperti M&M's, Pringles, dan Combos, sekaligus menjadi pemain besar di industri perawatan hewan peliharaan.
6. Rafaela Aponte-Diamant — USD 44,5 miliar (sekitar Rp764,47 triliun)
Rafaela Aponte-Diamant (80) asal Swiss merupakan satu-satunya wanita self-made dalam jajaran 10 besar. Ia mendirikan Mediterranean Shipping Company (MSC) bersama suaminya, Gianluigi Aponte, bermodalkan pinjaman USD 200.000 (sekitar Rp3,44 miliar) untuk membeli kapal pertama.
Kini MSC adalah salah satu konglomerasi pelayaran terbesar di dunia yang bergerak di bidang kontainer, kapal pesiar, hingga operasi pelabuhan.

Zheng Shuliang. (Tatlerasia via Oldest.org)
7. Savitri Jindal & Keluarga — USD 39,1 miliar (sekitar Rp671,70 triliun)
Savitri Jindal (75) adalah wanita terkaya di India. Kekayaannya bersumber dari Jindal Group — konglomerasi dengan bisnis baja, energi, semen, dan infrastruktur yang didirikan mendiang suaminya, O.P. Jindal, sebelum meninggal dalam kecelakaan helikopter pada 2005. Kini, empat putranya menjalankan berbagai unit bisnis kelompok tersebut.8. Miriam Adelson & Keluarga — USD 37,5 miliar (sekitar Rp644,21 triliun)
Miriam Adelson (80), janda pendiri Las Vegas Sands asal Amerika Serikat, melihat kekayaannya bertambah USD 5,4 miliar (sekitar Rp92,77 triliun) seiring saham perusahaan kasino tersebut yang naik 28% dalam setahun terakhir. Selain dikenal sebagai salah satu donor besar Partai Republik, Adelson merupakan salah satu pendukung finansial terbesar Presiden Donald Trump.
| Baca Juga: 50 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes 2026 |
9. Abigail Johnson — USD 33,2 miliar (sekitar Rp570,34 triliun)
Abigail Johnson (64) telah memimpin Fidelity Investments di Amerika Serikat selama hampir satu dekade sebagai Chairman sekaligus CEO. Perusahaan investasi raksasa ini didirikan kakeknya, Edward Johnson II, pada 1946.
Meski kekayaannya naik sekitar USD 500 juta (sekitar Rp8,59 triliun) dari tahun lalu, Johnson turun dua peringkat ke posisi sembilan karena disalip oleh nama-nama lain yang pertumbuhannya lebih pesat.
10. Zheng Shuliang & Keluarga — USD 33,2 miliar (sekitar Rp570,34 triliun)
Zheng Shuliang (80) adalah Wakil Ketua China Hongqiao Group asal Tiongkok, salah satu produsen aluminium terbesar di dunia yang didirikan mendiang suaminya, Zhang Shiping, pada 1994.
Perusahaan yang diperdagangkan di Hong Kong dan membukukan pendapatan lebih dari USD 21 miliar (sekitar Rp360,76 triliun) pada 2024 ini kini dijalankan oleh putranya, Zhang Bo. Kekayaan Zheng melonjak drastis dari USD 15,4 miliar (sekitar Rp264,56 triliun) tahun lalu menjadi USD 33,2 miliar (sekitar Rp570,34 triliun) — salah satu kenaikan terbesar di antara 10 besar.
Daftar 10 wanita terkaya dunia tahun 2026 ini menunjukkan bahwa sumber kekayaan miliarder perempuan masih didominasi oleh faktor warisan keluarga. Di jajaran elit 10 besar, dominasi tersebut sangat kontras dengan kenyataan bahwa hanya Rafaela Aponte-Diamant yang merupakan sosok self-made.
Namun, munculnya nama-nama baru seperti Luana Lopes Lara memberikan angin segar bahwa lanskap ini perlahan mulai bergeser.