Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Pemprov DKI Tekan Jumlah RW Kumuh lewat Peran PKK
Fachri Audhia Hafiez • 8 June 2026 15:57
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya menekan jumlah RW kumuh. Upaya strategis ini bakal didukung peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga ke tingkat dasawisma.
“Dengan jaringan kader hingga tingkat dasawisma, saya berharap tahun depan, jumlah RW kumuh di Jakarta dapat kembali berkurang,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Jakarta Selatan, dilansir Antara, Senin, 8 Juni 2026.
Rano membeberkan keberhasilan Jakarta yang sukses memangkas jumlah RW kumuh hampir 50 persen, dalam setahun terakhir. Angka wilayah kumuh tersebut dilaporkan merosot, dari semula 418 RW kini menyisakan 210 RW.
Mantan Gubernur Banten ini mengatakan penuntasan berbagai persoalan sosial perkotaan perkampungan kumuh memerlukan basis data yang kuat dari unit terkecil. Atas dasar itu, Rano menilai eksistensi kader PKK sangat vital sebagai ujung tombak karena bersentuhan langsung dengan tingkat keluarga.
Pemprov DKI Jakarta tengah menantikan rekomendasi dan hasil akhir dari Rakerda PKK tersebut. Hasil rumusan itu nantinya bakal digunakan sebagai bahan evaluasi serta instrumen masukan strategis dalam menyusun berbagai program pembangunan tata ruang Jakarta ke depan.
“Tujuan PKK hadir untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jakarta yang sehat, bahagia, berdaya saing, berdikari, dan berbudaya,” tambah Rano.
Di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah, Rano mendorong seluruh jajaran pengurus untuk konstan melahirkan inovasi baru. Faktor kreativitas dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting dalam menyokong kesuksesan pembangunan daerah tanpa harus membebani anggaran.
.jpeg)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Hani Pramono menjelaskan bahwa Rakerda PKK Tahun 2026 ini digelar sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan organisasi. Forum ini bertujuan menyusun langkah percepatan program prioritas serta memperkuat sinergi internal jajaran guna mendukung pembangunan daerah.
Agenda yang berlangsung pada 8-9 Juni 2026 ini dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur pembina, Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kota Administrasi, mitra kerja, serta para pemangku kepentingan terkait.
“Kami berharap Rakerda ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan program kerja yang lebih berdampak dan berkelanjutan bagi keluarga Jakarta pada masa depan,” ungkap Hani .
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Tri Tito Karnavian turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemprov DKI dan TP PKK Jakarta atas torehan berbagai program inovatifnya. Ia berharap seluruh program kerja yang dirumuskan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memberi kontribusi terukur terhadap target pembangunan nasional dan daerah.