Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
IHSG DIbuka di Zona Hijau Naik ke 6.388
Eko Nordiansyah • 13 August 2026 09:28
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 6.388,234.
IHSG dibuka menguat 14,38 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.388,23. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,44 poin atau 0,23 persen ke posisi 635,28.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG justru melemah sebanyak 27,237 poin setara 0,43 persen ke level 6.346,612. IHSG berada di level tertinggi 6.390 dan terendah di 6.336.
Sebanyak 219 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 283 saham emiten lainnya melemah, dan 199 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp2,741 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,870 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.165,144 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Dibuka ke Rp17.879/USD Kamis Pagi
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
IHSG diperkirakan cenderung mixed
Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 12 Agustus 2026, IHSG ditutup menguat 105,97 poin atau 1,69 persen ke level 6.373,85. Penguatan IHSG didorong oleh kenaikan saham konglomerasi, seperti CUAN, BREN, PTRO, CDIA, BRPT, dan TPIA.Kemudian, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa sebagian keuntungan Danantara akan disalurkan ke APBN, meski tidak merinci besaran dan mekanismenya. Selain itu, issue terkait “MSCI August 2026 Index Review” menjadi perhatian pelaku pasar.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari Dow Jones melemah 0,04 persen, S&P 500 menguat 0,26 persen, dan Nasdaq naik 0,54 persen. Pergerakan pasar saham AS dipengaruhi oleh beberapa katalis utama, yaitu laporan keuangan dan proyeksi positif dari emiten terkait kecerdasan buatan (AI).
Kemudian, rilis data inflasi (CPI) inti yang relatif stabil sehingga meringankan tekanan suku bunga FOMC. Di sisi lain, ketidakpastian pasokan energi Timur Tengah masih terus terjadi.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed sembari mencermati hasil review MSCI dan ketidakpastian perkembangan geopolitik Timur Tengah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.