Hardiknas 2026, Mendiktisaintek: Pembangunan Pendidikan Harus Utuh dan berkelanjutan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. Foto: Antara.

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek: Pembangunan Pendidikan Harus Utuh dan berkelanjutan

Anggi Tondi Martaon • 2 May 2026 11:24

Jakarta: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan pesan perlunya membangun pendidikan nasional dalam ekosistem yang utuh dan berkelanjutan. Sehingga ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan menjadi inovasi.

Brian menyampaikan pesan tersebut sebagai amanat dalam upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Mei 2026.

“Pendidikan nasional harus kita bangun sebagai satu ekosistem yang utuh dan berkelanjutan, dari rumah, sekolah, hingga perguruan tinggi, dari pembelajaran, menuju riset, dari pengetahuan, menuju inovasi,” kata Brian dikutip dari Antara, Sabtu, 2 Mei 2026.

Brian menilai dunia terus berubah dengan sangat cepat saat ini. Hal itu disebabkan perkembangan teknologi sehingga pendidikan harus bergerak maju.

Untuk memastikan arah transformasi tersebut, ia mengatakan Kemendiktisaintek telah mendorong penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) sehingga peserta didik tidak sekadar menghafal, namun juga memahami, menalar, merasakan, dan mampu menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan nyata.

“Fondasi ini diperkuat melalui Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden, termasuk pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di satuan pendidikan,” imbuh Brian.

Selain itu, Kemendiktisaintek memperkuat peran pendidik melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pelatihan seperti Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial, dan peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi dan insentif.

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Foto: Dok. Kemendikdasmen.

Penguatan peran ini, kata dia, berlanjut di perguruan tinggi melalui dosen dan peneliti dalam membangun ekosistem akademik, mengingat fondasi yang kuat harus dilanjutkan menjadi kekuatan untuk menjawab tantangan masa depan.

“Fondasi yang kuat harus dilanjutkan menjadi kekuatan yang menjawab tantangan masa depan. Di sinilah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berperan sebagai akselerator kemajuan bangsa,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menguatkan partisipasi semesta dan menghadirkan pendidikan bermutu yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi semua.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)