Ilustrasi tinggi muka air. Foto: Dok. Antara.
Pembangunan Pintu Air Kali Apuran Picu Genangan di Cengkareng Barat
Fachri Audhia Hafiez • 3 May 2026 22:52
Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat memastikan genangan yang merendam wilayah RW 06 Cengkareng Barat merupakan dampak sementara dari pembangunan pintu air Kali Apuran. Proyek yang merupakan bagian dari sistem Polder Pedongkelan tersebut saat ini tengah dalam penanganan intensif guna meminimalisasi dampak bagi masyarakat sekitar.
"Itu adalah proyek pembangunan pintu air, bagian dari proyek Polder Pedongkelan, di hilir Kali Apuran, sehingga air dari Saluran Penghubung (Phb) Sumur Bor dialirkan ke Kali Mookervart. Yang mengerjakan, Dinas SDA," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 3 Mei 2026.
Mustajab menjelaskan bahwa metode konstruksi mengharuskan adanya pembendungan sementara (kisdam) pada sebagian aliran kali untuk mengeringkan area bawah jembatan. Untuk mengantisipasi luapan dari hulu, pihaknya telah menyiagakan pompa dengan kapasitas 1.000 liter per detik (lps) sebagai langkah pengeringan (dewatering).
Sudin SDA mengakui adanya efek samping berupa genangan setinggi 10 hingga 20 sentimeter yang dirasakan warga selama tiga minggu terakhir. Mustajab menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menindaklanjuti keluhan tersebut.
"Kami koordinasi dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)," imbuh Mustajab menanggapi kondisi di lapangan.
Sebelumnya, warga RW 06 Cengkareng Barat melaporkan bahwa genangan semakin parah saat hujan deras mengguyur, terutama pada Sabtu, 1 Mei 2026. Meski mendukung pembangunan infrastruktur pengendali banjir, warga berharap pengerjaan proyek tidak mengorbankan kenyamanan lingkungan sekitar.
"Makanya protesnya warga, jangan sampai banjir. Kami tidak menghalangi adanya konstruksi atau pekerjaan yang ada, tapi yang penting jangan sampai dampaknya itu kepada warga di sekitar," tegas Ketua RW 06 Kelurahan Cengkareng Barat, Suroto.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pengurus wilayah telah mengadukan permasalahan ini kepada instansi terkait agar proses pembangunan pintu air dapat berjalan beriringan dengan keamanan pemukiman warga dari genangan.