Tingkatkan Perlindungan Anak, Operasional Daycare di Lamongan Diawasi Ketat

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan Aini Mas'idha saat memberikan keterangan terkait pengawasan lembaga penitipan anak (daycare) di Lamongan, Jawa Timur, Kamis, 30 April 2026. ANTARA/Alimun Khaki

Tingkatkan Perlindungan Anak, Operasional Daycare di Lamongan Diawasi Ketat

Silvana Febiari • 30 April 2026 17:49

Lamongan: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, meningkatkan pengawasan terhadap operasional lembaga penitipan anak (daycare). Pihaknya juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengasuh untuk memastikan kualitas layanan serta perlindungan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan Aini Mas'idha mengatakan pengawasan dilakukan secara rutin melalui peran Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di masing-masing wilayah.

“Pengawasan rutin dilakukan oleh PKB dan PLKB di wilayah masing-masing untuk memastikan operasional daycare berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis, 30 April 2026. 
 


Selain pengawasan, DP3AKB juga fokus pada peningkatan kapasitas SDM pengasuh. Upaya ini dilakukan melalui berbagai pelatihan dan pembinaan berkelanjutan, termasuk penerapan kode etik pengasuhan anak.

“Selain pengawasan, kami juga mendorong peningkatan kapasitas SDM pengasuh serta penerapan kode etik melalui pelatihan yang rutin diberikan kepada pengelola daycare,” ucapnya.

Pihaknya juga mendorong lembaga penitipan anak yang belum berizin agar segera mengurus legalitas. Hal ini dilakukan agar seluruh lembaga masuk dalam sistem pengawasan resmi demi menjamin keamanan dan kualitas layanan.

Menurut dia, peningkatan jumlah daycare berizin harus diimbangi dengan penguatan kualitas layanan. Tujuannya agar mampu memberikan lingkungan pengasuhan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Ilustrasi taman bermain anak. Foto: istimewa


Berdasarkan data dinas setempat, saat ini terdapat 12 daycare atau lembaga penitipan anak yang telah terdata. Lembaga tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni enam unit di Kecamatan Lamongan, dua unit di Babat, serta masing-masing satu unit di Brondong, Maduran, Kembangbahu, dan Deket.

Penguatan pengawasan dan peningkatan kapasitas SDM tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan daycare. Upaya ini juga ditujukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan anak dalam pengasuhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)