Wamendikdasmen: Hardiknas Momen Perkuat Arah Transformasi Pendidikan

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul menyampaikan amanat dalam upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen

Wamendikdasmen: Hardiknas Momen Perkuat Arah Transformasi Pendidikan

Achmad Zulfikar Fazli • 3 May 2026 13:50

Jakarta: Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional.

“Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga proses memanusiakan manusia, membangun karakter, serta menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Wamendikdasmen Fajar dalam pernyataan tertulis di Jakarta dilansir dari Antara, Minggu, 3 Mei 2026.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, dia mengatakan peringatan Hardiknas tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Dia menambahkan peringatan Hardiknas tahun ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30. Ketiga momentum tersebut, mencerminkan keterkaitan erat antara pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola daerah dalam membangun masa depan bangsa.

Sejalan dengan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Wamendikdasmen Fajar mengatakan pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang tidak sekadar transfer pengetahuan, namun juga menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan memuliakan manusia sebagai makhluk yang bermartabat.

Dia berharap pendidikan mampu membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Ilustrasi belajar mengajar di sekolah. Foto- dok MI
 

Baca Juga: 

Hardiknas 2026, Mendikdasmen: Pendidikan Harus Cerdaskan Bangsa

Dalam kerangka Asta Cita Presiden, dia menerangkan pendidikan diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing global.

Oleh karena itu, transformasi pendidikan tidak lagi bertumpu pada pendekatan lama, melainkan bergerak menuju pembelajaran yang lebih mendalam agar peserta didik tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami, berpikir kritis, serta mampu mencipta.

Pada kesempatan itu, Wamendikdasmen Fajar menekankan guru merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru terus menjadi prioritas pemerintah.

“Guru adalah pusat perubahan. Investasi pada guru adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan kita,” kata Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)