KM Sabuk Nusantara 106 Tabrak Rumah Warga di Banda Neira

Kapal Sabuk Nusantara 106 menabrak rumah warga di Banda Neira Maluku (ANTARA/Dedy Azis)

KM Sabuk Nusantara 106 Tabrak Rumah Warga di Banda Neira

Silvana Febiari • 28 April 2026 16:19

Maluku Tengah: Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 106 milik PT Pelni (Persero) menabrak rumah warga di Banda Neira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, sekitar pukul 09.45 WIT, Selasa pagi, 28 April 2026. Peristiwa itu terjadi saat kapal hendak bersandar di pelabuhan setempat.

Kepala Cabang PT Pelni Ambon Ridwan Mandaliku mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan tim di lapangan untuk menelusuri penyebab peristiwa tersebut.

“Waktu kejadian kami langsung gerak cepat koordinasi dengan tim Pelni di lapangan. Saat ini kami masih menelusuri apa penyebabnya,” kata Ridwan, dilansir dari Antara. 
 


Berdasarkan hasil konfirmasi sementara, insiden tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

“Dampaknya hanya satu rumah warga yang terdampak berupa jebol dan mengalami rusak parah, sementara penyebabnya masih kami telusuri,” ujar dia.

Pihaknya juga telah menemui keluarga yang terdampak guna mendata dan merinci kerugian yang dialami. “Untuk keluarga yang terdampak ini kami sudah menemui pihak keluarga untuk merincikan kerugiannya,” ucapnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut". tuturnya.


Kapal Sabuk Nusantara 106 menabrak rumah warga di Banda Neira Maluku (ANTARA/Dedy Azis)


Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bagian depan kapal yang diduga milik PT Pelni menabrak bangunan warga hingga merusak dinding rumah di wilayah Kecamatan Banda.

Dalam rekaman tersebut terlihat tembok rumah jebol dengan material bangunan berserakan di dalam ruangan. Sementara badan kapal tampak menempel pada sisi bangunan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Banda Neira. Namun, diduga keluar dari jalur sandar hingga menghantam bangunan di pesisir.

Selain rumah warga, sejumlah longboat di sekitar area pelabuhan juga dilaporkan terdampak. Kerusakan cukup parah terlihat pada bangunan penginapan dua lantai di kawasan pantai tersebut.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)