Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau lokasi longsor di Desa Tempur Jepara. Metrotvnews.com/ Humas Pemprov Jateng.
Pemulihan Longsor di Tempur Jepara Terhambat Cuaca Ekstrem
Rhobi Shani • 14 January 2026 16:01
Jepara: Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah membuat proses pemulihan pasca-longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling terhambat. Warga yang melintasi desa tersebut diminta tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan.
"Ada peluang (longsor susulan). Kemarin saja saat mau kunjungan gubernur itu, saya naik pagi-pagi itu pas di depan mobil saya ada longsoran kecil," beber Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, Selasa, 14 Januari 2026.
Mengingat adanya risiko longsor susulan, Arwin mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bila cuaca buruk, sebaiknya warga tidak melintasi lokasi longsor.
"Berharap masyarakat berhati-hati. Waktu masih hujan kalau bisa jangan lewat dulu dari Damarwulan ke Tempur kalau tidak begitu urgent (mendesak)," ungkap Arwin.
Meski begitu, Arwin menyebut proses pemulihan akses jalan masih terkendala cuaca yang berubah-ubah. Meski pagi hari cuaca bersahabat, siang hari air kembali naik sehingga saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas.
"Jika diliat di situs Windy.com, untuk dua sampai tiga hari ke depan sepertinya hujannya masih seperti ini. Kebetulan anginnya dari barat ke timur jadi awan kebawa ke sini," ungkap Arwin.

Penanganan longsor di jalur penghubung antardesa di Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Dia menjelaskan, terdapat lima unit eskavator yang dikerahkan untuk membantu proses pemulihan akses jalan. Material longsor yang menutup jalan sempat membuat warga terisolasi.
"Eskavator mulai bekerja untuk berusaha memutus isolasi. Pertama mengalihkan arus. Jika air sudah mengering eskavator bisa naik ke atas untuk membersihkan longsor di atas," kata Arwin.
Arwin memastikan logistik bagi korban terdampak longsor masih tercukupi. Selain itu, telah disediakan fasilitas cek kesehatan gratis bagi warga yang mulai terserang penyakit.
BPBD mencatat, beberapa kejadian bencana tanah longsor di antaranya melanda Desa Tempur dan Desa Damarwulan, Kecamatan Keling. Kemudian Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari. Lalu Desa Sumanding, Kecamatan Kembang dan Desa Bungu Kecamatan Mayong.