Demi Swasembada Energi, BPH Migas Dorong Penguatan SDM Hilir

Ilustrasi. Foto: Koaksi Indonesia.

Demi Swasembada Energi, BPH Migas Dorong Penguatan SDM Hilir

Husen Miftahudin • 7 February 2026 15:13

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor hilir migas sebagai aset strategis menuju swasembada energi nasional.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan SDM bukan sekadar aset tetap, melainkan penggerak utama yang mampu memimpin Indonesia mencapai kedaulatan energi.

"Sangat penting menjadi generasi muda yang secara akademik cukup dan layak untuk mengembangkan diri dan berkontribusi di lingkungan kerja, termasuk di hilir migas," ucap Wahyudi saat membuka acara Downstream Energy Talent & Future Professionals Alignment and Commitment di Bogor, dikutip dari Antara, Sabtu, 7 Februari 2026.

Wahyudi menekankan pentingnya ekosistem pembangunan SDM terintegrasi melalui kolaborasi regulator, badan usaha, dan akademisi, termasuk dalam penyusunan kurikulum.

Menurut dia, kurikulum bersama harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata pengawasan dan operasional, dengan pendekatan kasus riil serta pemanfaatan teknologi informasi.

Ia pun mendorong badan usaha di sektor hilir migas dapat terlibat aktif dalam mendukung pengembangan kompetensi SDM Indonesia.

Ia menyebut partisipasi dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari fasilitasi magang, pemberian beasiswa pendidikan, hingga penyerapan lulusan mahasiswa secara lebih masif.
 

Baca juga: Presiden Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional, Apa Saja Tugasnya?


(Ilustrasi. Foto: dok Pertamina)
 

Beradaptasi dengan era digital 


Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Rachmat Hutama menambahkan, tantangan global sektor migas kini berada pada era transisi energi ramah lingkungan, pemeliharaan fasilitas tua, serta disrupsi digital melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT).

Untuk itu, menurut dia, kompetensi utama yang harus dimiliki oleh SDM di sektor hilir migas saat ini, antara lain penguasaan operasional dan rancang bangun, adaptif terhadap perubahan regulasi, serta kemampuan beradaptasi dengan era digital dan kemampuan memimpin.

"Transformasi SDM bukan sekadar mengikuti tren, melainkan langkah strategis untuk memastikan Indonesia tetap berdaulat secara energi di tengah perubahan zaman," jelas dia.

Sementara itu, Direktur PEM Akamigas Erdilla Indriani menegaskan komitmen lembaganya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi dengan kurikulum vokasi berbasis capstone project dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

"Kami membutuhkan dosen praktisi untuk berbagi pengetahuan, baik secara daring maupun luring. Kami ingin mahasiswa belajar dari mereka yang berkecimpung langsung di industri migas," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)