Kementerian Kebudayaan Resmi Jalankan Tugas Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

Kementerian Kebudayaan resmi mengambil alih tugas sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Foto: Istimewa.

Kementerian Kebudayaan Resmi Jalankan Tugas Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

Despian Nurhidayat • 7 July 2026 19:26

Jakarta: Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi menerima estafet penyelenggaraan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU). Hal ini ditetapkan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, kepada Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta. 

"Kami di Kementerian Kebudayaan, dengan lahirnya Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2026 tentang Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, mendapatkan tugas baru untuk meneruskan apa yang selama ini telah dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah," ujar Fadli Zon, Selasa, 7 Juli 2026.
 


Fadli yang kini juga menjabat sebagai ketua KNIU mengatakan, siap menjalankan tugas baru tersebut. Dia mengatakan, ada enam langkah yang akan didorongnya. 

Di anatranya yaitu, memperkuat koordinasi seluruh focal point UNESCO di Indonesia, meningkatkan kualitas nominasi Indonesia pada berbagai program UNESCO, memperkuat implementasi seluruh konvensi UNESCO, hingga memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan program UNESCO.

Selain itu, mendukung pengembangan Ethics of Artificial Intelligence, Education for Sustainable Development, dan Open Science sesuai perkembangan global. Serta mengoptimalkan peran Indonesia sebagai anggota UNESCO Executive Board periode 2023-2027 sehingga kontribusi Indonesia makin nyata dalam penyusunan kebijakan UNESCO.

Fadli menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi nasional di lima bidang mandat UNESCO, yaitu pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, komunikasi, dan informasi. Penguatan kelembagaan KNIU diharapkan mampu meningkatkan posisi strategis Indonesia dalam berbagai forum UNESCO, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan berbagai program internasional bagi kepentingan pembangunan nasional.


Kementerian Kebudayaan resmi mengambil alih tugas sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Foto: Istimewa.

Saat ini Indonesia memiliki berbagai capaian penting dalam kerja sama dengan UNESCO, di antaranya pengakuan terhadap warisan budaya dunia, warisan budaya takbenda, UNESCO Global Geoparks, Cagar Biosfer, Memory of the World, serta kepercayaan sebagai anggota Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda periode 2026–2030. Berbagai pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat diplomasi Indonesia dan meningkatkan kontribusi bangsa di tingkat global.

Sementara, Kemendikdasmen juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan berbagai program UNESCO di bidang pendidikan melalui sinergi lintas kementerian. Abdul Mu’ti mengatakan, seluruh pengalaman, jejaring internasional, praktik baik, serta sistem kelembagaan yang telah dibangun selama puluhan tahun menjadi modal berharga bagi Kementerian Kebudayaan dalam melanjutkan pengelolaan KNIU. 

"Kami menyerahkan penyelenggaraan KNIU beserta seluruh arsip, dokumen, dan administrasi kelembagaannya kepada Kementerian Kebudayaan," kata Mu'ti.

(Gabriella Thesa Widiari)