Dinas Kesehatan bersama 67 Puskesmas gelar imunisasi campak. (MI/AD)
Kasus Campak Garut Capai 110 Orang, Dinkes Kejar Imunisasi
Media Indonesia • 21 April 2026 11:30
Garut: Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini masuk kejadian luar biasa (KLB) campak, setelah ditemukan 110 kasus positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jawa Barat sejak Januari hingga April 2026. Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menggelar imunisasi campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak untuk menekan penyebaran, dengan melibatkan 67 Puskesmas menyasar 168.167 anak.
"Kasus campak di Garut meningkat cukup signifikan di Desa Karyasari, Kecamatan Garut Kota, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong. Kini masuk status kejadian luar biasa (KLB), setelah menerima laporan dari petugas Puskesmas langsung ditangani berada di ruang isolasi rumah sakit," ujar Asep Surahman, Selasa, 21 April 2026.

Dinas Kesehatan bersama 67 Puskesmas gelar imunisasi campak. (MI/AD)
Menurut Asep, kasus campak di wilayahnya naik cukup signifikan meski tidak ada angka kematian, dan kini masuk masuk kejadian luar biasa (KLB). Namun, ia menegaskan upaya penanganan terus diperkuat, termasuk pengiriman sampel tambahan ke laboratorium untuk pemeriksaan lanjutan.
"Status kejadian luar biasa (KLB) campak setelah ditemukan adanya 110 anak positif hasil pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) masih mengirimkan beberapa sample ke Laboratorium Labkesda Provinsi Jabar dan hasilnya masih nenunggu, ditemukannya kasus campak karena masih banyak orang tua dari anak-anak belum pernah di vaksin campak," jelas dia.
"Pelaksanaan imunisasi, masih berjalan agar anak memiliki kekebalan tubuh tidak gampang tertular penyakit campak," ujar dia. (MI/AD)