21 Tahun Dangkal, Kali Angke Bogor Dinormalisasi untuk Cegah Banjir

Petugas melakukan normalisasi Kali Angke di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bogor

21 Tahun Dangkal, Kali Angke Bogor Dinormalisasi untuk Cegah Banjir

Silvana Febiari • 23 July 2026 20:33

Kabupaten Bogor: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat menormalisasi Kali Angke di Kecamatan Kemang yang dangkal selama 21 tahun. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir di wilayah hilir.

Camat Kemang Imam Mahmudi menjelaskan, normalisasi Kali Angke dilakukan DLH Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Kemang. Pengerukan sungai menggunakan dua unit ekskavator dilakukan mulai dari Desa Parakan Jaya hingga jalur menuju Jalan Raya Parung.

"Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air," kata Imam, dilansir dari Antara, Kamis, 23 Juli 2026. 
 


Ia menjelaskan, normalisasi terakhir di lokasi tersebut dilakukan pada 2005. Sejak itu, sedimentasi terus menumpuk hingga membuat dasar sungai semakin dangkal dan menghambat aliran air ke wilayah hilir.

Kondisi tersebut juga berdampak pada tersendatnya aliran air hingga kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Kemang. Pengerukan dan pendalaman sungai ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi Kali Angke sehingga mampu meminimalkan potensi banjir saat musim hujan.

"Melalui pengerukan dan pendalaman sungai ini, kami berharap fungsi sungai kembali optimal sehingga dapat meminimalkan risiko banjir, khususnya saat musim hujan," ujarnya.


Petugas melakukan normalisasi Kali Angke di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bogor


Selain Desa Parakan Jaya, normalisasi Kali Angke juga akan dilanjutkan di sejumlah titik lain di Kecamatan Kemang. Lokasi tersebut meliputi Desa Kemang, Pondok Udik menuju Rancabungur, serta Desa Jampang.

Khusus di Desa Jampang, pengerukan, pendalaman, dan pelebaran sungai telah selesai dilakukan. Saat ini, DLH Kabupaten Bogor melakukan pembersihan material dan puing sisa normalisasi sebagai tahap akhir pekerjaan.

Pemkab Bogor menyatakan normalisasi sungai dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tujuannya mengembalikan fungsi sungai, memperlancar aliran air, serta mengurangi risiko banjir di Kecamatan Kemang.

(Silvana Febiari)