Prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema.
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi 2 Jenazah Warga Korban OPM di Yahukimo
Lukman Diah Sari • 24 July 2026 18:10
Yahukimo: Prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban kekerasan kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka, di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 23 Juli 2026. Evakuasi tersebut berlangsung dramatis karena sempat diwarnai kontak senjata.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengungkapkan bahwa proses evakuasi menuntut kehati-hatian ekstra akibat kondisi medan dan potensi ancaman.
"Proses evakuasi dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan pegunungan, cuaca, debit sungai, serta situasi keamanan yang masih berpotensi membahayakan. Lokasi jenazah diketahui telah berpindah ke bawah Jembatan Kali Ahom, tidak jauh dari ruas Jalan Trans Papua yang menjadi lokasi awal penembakan," ujar Wirya dalam keterangan resminya, Jumat, 24 Juli 2026.
Meski jenazah berhasil dievakuasi, tim gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap satu warga sipil perempuan asal Suku Unaukam yang dilaporkan hilang pascakonflik tersebut.
Merespons insiden ini, Pangkoops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa aksi kekerasan ini merupakan luka bagi seluruh masyarakat Papua yang mendambakan kedamaian.
.jpeg)
Prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema.
Wirya menambahkan, operasi evakuasi ini adalah bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara terhadap keselamatan warga sipil. Ia meyakini bahwa setiap nyawa di tanah Papua sangatlah berharga.
"Oleh karena itu, perlindungan terhadap masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Koops TNI Habema terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi bagi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera," tutupnya.