FBI Sita Puluhan Motor MotoGP dari Gembong Narkoba Ryan James Wedding

Foto: FBI Los Angeles

FBI Sita Puluhan Motor MotoGP dari Gembong Narkoba Ryan James Wedding

Al Abrar • 31 December 2025 15:11

Los Angeles: Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menyita koleksi sepeda motor balap senilai sekitar USD40 juta yang diduga milik Ryan James Wedding, gembong narkoba internasional yang masuk dalam daftar 10 buronan paling dicari FBI.

Penyitaan dilakukan oleh FBI Divisi Los Angeles bekerja sama dengan otoritas Meksiko, Kepolisian Kanada (RCMP), dan Kepolisian Los Angeles (LAPD). Koleksi tersebut ditemukan di sebuah garasi di Meksiko setelah aparat mengeksekusi sejumlah surat perintah penggeledahan.

Dalam pernyataan resminya, FBI menyebut koleksi itu mencakup sejumlah motor MotoGP langka yang pernah digunakan pembalap-pembalap ternama dunia. Di antaranya motor milik Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Loris Capirossi, dan Andrea Iannone.

Dilansir Motorsport.com, Rabu 31 Desember 2025, terdapat pula motor Moto2 yang digunakan Marc Márquez saat menjuarai musim 2012, serta Aprilia 125cc yang dipakai Rossi ketika meraih gelar juara dunia di kelas tersebut.
 


FBI mengungkapkan, motor-motor balap itu berada dalam kondisi tidak terawat dan diduga telah lama disimpan sebelum akhirnya disita oleh aparat penegak hukum.

Ryan James Wedding diketahui merupakan mantan atlet Olimpiade asal Kanada. Ia kini menghadapi berbagai tuduhan serius, termasuk menjalankan jaringan perdagangan narkoba internasional serta berkonspirasi untuk membunuh saksi federal, sebagaimana disampaikan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

FBI saat ini menawarkan imbalan hingga USD15 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan atau penghukuman Wedding.

Hingga kini, pihak berwenang belum memastikan apakah koleksi sepeda motor tersebut akan disimpan sebagai barang bukti, dilelang, atau dimusnahkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Al Abrar)