Ibunda Raisa Meninggal Dunia, Berjuang Lawan Kanker sejak Oktober 2024

Raisa dan ibunda Ria Mariaty. Dok: Medcom.id

Ibunda Raisa Meninggal Dunia, Berjuang Lawan Kanker sejak Oktober 2024

Medcom • 29 November 2025 11:33

Jakarta: Kabar duka datang dari keluarga penyanyi Raisa Andriana. Ibunda Raisa, Ria Mariaty, meninggal dunia di usia 65 tahun setelah berjuang melawan sakit kanker paru-paru yang menyerang tubuhnya.

Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, hari ini, 29 November 2025, pukul 07.19 WIB. Kakak kandung Raisa, Rinaldi Nurpratama mengumumkan kabar ini lewat unggahan Instastory akunnya @rinaldinurpratama.

Rinalid membagikan sejumlah foto suasana rumah sakit sebelum menulis pernyataan resmi tentang kondisi ibunya. Ria Mariaty akan dimakamkan di Rumah Duka daerah Cinere, Jakarta Selatan.
 
“Dengan penuh duka cita, kami keluarga besar menyampaikan bahwa Ibu/Almarhumah Ria Mariaty Binti Rachmat Ardiwinangoen telah berpulang ke Rahmatullah hari ini (Sabtu), pukul 07.19 WIB di RS Dharmais,” berikut bunyi pernyataan Rinaldi selaku perwakilan keluarga.
 


Di pernyataan yang sama, ia juga meminta doa dari para keluarga, kerabat, hingga semua orang yang kenal dengan mendiang Ria. Rinaldi pun berdoa agar keluarganya diberi kekuatan untuk melewati masa duka ini.

Perjuangan Ria Mariaty Lawan Kanker

Sebagai informasi, Ria Mariaty didiagnosis mengidap kanker paru-paru stadium 4 sejak Desember 2024. Kanker ini memiliki efek ganas hingga menyebar ke sejumlah titik di tulangnya. Rinaldi Nurpratama pun menjadi orang pertama yang membagikan kabar tersebut di media sosialnya pada awal tahun ini. 

Sang ibu pertama kali mengidap gejala ini pada Oktober 2024. Kala itu, Ria mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh selama satu bulan. Ia pun dibawa ke dokter spesialis penyakit paru untuk diperiksa lebih lanjut. Awalnya, Ria dinyatakan mengidap tuberkulosis (TBC) dan dirawat di rumah sakit selama dua pekan.
 
Rinaldi pun kerap membagikan kondisi kesehatan sang ibu lewat akun Instagram-nya. Pada bulan April lalu, Ria mulai menjalani kemoterapi. Program tersebut dinilai sukses sebab banyak aktivitas sel kanker yang berkurang bahkan mengecil sehingga kemoterapi pun terus dilanjutkan.
 
Raisa dan ibunda Ria Mariaty. Dok: Medcom.id

Di bulan September, hasil pemindaian sel kanker lewat PET Scan menunjukkan kalau banyak sel kanker sudah tidak aktif. Namun, tiba-tiba Ibu Ria merasa sesak sehingga pihak keluarga mengantarnya untuk imunoterapi. Setelah 5 hari tidak ada peningkatan, Ria dinyatakan masuk High Care Unit (HCU) dan dipasang ventilator untuk membantu pernapasannya.
 
Setelah pemantauan intensif oleh dokter, diketahui ada permasalahan di saluran pernapasan Ria yang mengharuskan prosedur operasi. Bahkan, setelah operasi, ia harus menjalani radioterapi agar sembuh.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(M Sholahadhin Azhar)