15 Penerbangan Rute Soetta-Kualanamu Batal Dampak Erupsi Sinabung

Ilustrasi Bandara Soetta. Foto: Antara.

15 Penerbangan Rute Soetta-Kualanamu Batal Dampak Erupsi Sinabung

Hendrik Simorangkir • 2 September 2026 09:20

Tangerang: Erupsi Gunung Sinabung di Sumatra Utara turut berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, khususnya untuk rute penerbangan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, dan sebaliknya. Total ada 15 penerbangan yang dibatalkan.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait guna memantau kondisi penerbangan serta mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

"Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau," ujar Yudistiawan, Rabu, 2 September 2026.

Penampakan Gunung Sinabung pada Selasa (1/9/2026) dini hari pukul 1.45 wib yang masih mengeluarkan semburan abu vulkanik. Foto ini diambil dari Simpang Ojolali, Simpang Empat, Karo. ANTARA/AdeFriadi

Berdasarkan catatan pada 1 September 2026, trafik penerbangan antara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu tercatat sebanyak 41 pergerakan pesawat. Jumlah tersebut terdiri atas 20 kedatangan (arrival) dan 21 keberangkatan (departure), dengan estimasi total mencapai 5.350 penumpang.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas vulkanik tersebut, tercatat ada 15 penerbangan rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu maupun sebaliknya yang terpaksa dibatalkan (cancel) akibat force majeure erupsi Gunung Sinabung. Selain itu, terdapat 14 penerbangan lainnya yang mengalami penundaan (delay).

"Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan. Koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin," jelas Yudistiawan.

Pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk proaktif memantau informasi terkini dari maskapai penerbangan masing-masing.

"Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi," ujar dia.

(Lukman Diah Sari)