Semangat Toleransi di Bekasi Diwujudkan lewat Takjil Gratis

Pembagian 2 ribu takji gratis diinisiasi Organisasi Gempar Indonesia (Generasi Muda Pembaharu Indonesia). Foto: Dok. Istimewa.

Semangat Toleransi di Bekasi Diwujudkan lewat Takjil Gratis

M Sholahadhin Azhar • 16 March 2026 20:44

Jakarta: Semangat toleransi di Bekasi diwujudkan dengan membagikan 2 ribu takji gratis. Kegiatan ini diinisiasi Organisasi Gempar Indonesia atau Generasi Muda Pembaharu Indonesia di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin sore, 16 Maret 2026.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Haris Bobihoe, menyambut baik hal seperti ini apalagi kegiatan berbagi takjil ini di garap oleh anak anak muda, dan ini menjadi sejarah di kota bekasi, apalagi dalam suasana Hut Kota Bekasi yang ke 29 dan Ramadan.
 


Organisasi Gempar Indonesia menginisiasi agenda itu bersama Komunitas Pemuda Kristen. Salah satunya, SMG Movement dan salah satu Gereja Bethel Indonesia Jemaat Kerinduanku yang di gembalakan oleh Pdt. Dr. Gideon Simanjuntak, Tim Kabar Baik Untuk Kota Bekasi serta Pemuda PGPI.

Sekjen Gempar Indonesia Petrus Sihombing yang juga merupakan warga dari Kota Bekasi turut berbangga bisa terlibat dari aksi yang nyata ini, hal ini harus mulai di bangun, di narasikan serta di wujud nyatakan secara bersama lewat Generasi Muda.

Menurut dia, lewat anak muda harapan itu bisa di wujud nyatakan secara bersama karena generasi muda yang melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia ke depan, dengan terlebih dahulu membangun Kota Bekasi, dengan adanya ihtiar tersebut kita bisa mensukseskan Indonesia Emas 2045, sebab pembangunan tersebut di mulai dari Kota Bekasi, jadi dari Kota Bekasi menuju Indonesia.


Pembagian 2 ribu takji gratis diinisiasi Organisasi Gempar Indonesia (Generasi Muda Pembaharu Indonesia). Foto: Dok. Istimewa.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menyasar para pengguna jalan, pengemudi ojek online (ojol), pejalan kaki, serta warga Bekasi yang melintas di area perkantoran Pemkot Bekasi. Sebanyak 2.000 paket makanan yang terdiri dari nasi box, nasi ayam, nasi kuning, roti, hingga berbagai kudapan takjil dibagikan sebagai bentuk dukungan bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.

Harris Bobihoe, yang turun langsung ke jalan untuk menyapa warga sekaligus memberikan dukungan moril terhadap inisiatif positif anak muda Bekasi ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panggung besar menuju Deklarasi Kota Bekasi sebagai Kota Toleran Nomor 1 yang dijadwalkan pada 9 Mei 2026 mendatang. Melalui aksi nyata di lapangan, penyelenggara ingin menunjukkan bahwa identitas Kota Bekasi sebagai kota yang inklusif dibangun melalui aksi kasih dan kepedulian yang konkret antarumat beragama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)