Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh Barat Makin Meluas

Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Foto: Istimewa

Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh Barat Makin Meluas

Fajri Fatmawati • 21 January 2026 12:50

Aceh Barat: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Hingga Rabu, 21 Januari, luas areal yang terbakar telah mencapai 10 hektare, meliputi wilayah Gampong Lapang dan Gampong Suak Raya di Kecamatan Johan Pahlawan.

 "Total lahan terbakar mencapai 10 hektare, dengan rincian 7 hektare di Gampong Suak Raya dan 3 hektare di Ujong Beurasok," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansya, Rabu, 21 Januari 2026.

Kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, petugas menemukan dua titik api di kawasan Jalan Ujong Beurasok, Gampong Lapang.

“Begitu menerima laporan, tim Pusdalops langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan analisis awal,” ujar Ronald.
 


Tim BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman dan pemutasan penjalaran api. Penanganan dilakukan bertahap mengingat medan yang sulit dan keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Operasi pemadaman kemudian difokuskan di dua lokasi terdampak, dengan tim BPBD menangani Gampong Suak Raya dan personel Polres Aceh Barat membantu di wilayah Ujong Beurasok.

“Kami terus berupaya agar api tidak meluas ke pemukiman warga,” kata Ronald.

Hingga laporan ini, api masih dilaporkan menjalar perlahan di beberapa titik. Ronald menyebut angin kencang menjadi kendala utama pemadaman. “Di lokasi Ujong Beurasok, angin cukup kuat dan sumber air relatif jauh, sehingga pemadaman membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Dampak kebakaran mulai dirasakan warga, terutama gangguan pernapasan akibat asap tebal. Selain merusak vegetasi, satu sekolah, yaitu SD Suak Raya, terpaksa diliburkan. BPBD Aceh Barat telah menyalurkan masker kepada masyarakat dan sejumlah sekolah di wilayah terdampak untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan.

“Langkah ini kami lakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat asap,” kata Ronald.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)