Investor RI Kini Bisa Trading Short Options Saham Amerika, Apa Itu?

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Investor RI Kini Bisa Trading Short Options Saham Amerika, Apa Itu?

Ade Hapsari Lestarini • 23 January 2026 11:30

Jakarta: Pluang, aplikasi saham serta trading dan investasi multi-aset di Indonesia, resmi mengumumkan peluncuran Short Options (jual kontrak options). Inovasi ini menjadikan Pluang sebagai pionir yang memfasilitasi perdagangan short options di Tanah Air, sekaligus memperkuat posisinya sebagai aplikasi trading paling komprehensif untuk instrumen saham Amerika.

Dalam lima tahun terakhir, pasar options Amerika Serikat mengalami pertumbuhan pesat, jauh melampaui pertumbuhan pasar saham. Minat terhadap options di pasar AS makin meningkat, yakni OCC mencatat total volume transaksi 2025 mencapai 15,2 miliar kontrak, sementara Cboe menyoroti 2025 berada dalam tren rekor untuk aktivitas options.

Kondisi ini memperlihatkan options makin menjadi instrumen utama bagi trader berpengalaman untuk strategi income maupun manajemen risiko. Seiring dengan tren global tersebut, Pluang menghadirkan Short Options sebagai solusi bagi investor untuk mengoptimalkan potensi pendapatan portofolio secara lebih strategis.

"Kami memahami trader Indonesia membutuhkan platform dengan perangkat canggih, manajemen risiko yang terstruktur, serta akses ke strategi global dalam ekosistem multi-asset pro workflow. Melalui peluncuran fitur short options, Pluang mempertegas komitmennya sebagai aplikasi investasi terdepan yang terus berinovasi untuk memaksimalkan potensi keuntungan pengguna," kata Director of Marketing & Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan, dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 Januari 2026.

Melalui Short Options ini, investor dan trader di Indonesia kini membuka akses ke strategi options yang umum digunakan di pasar global untuk melakukan options trading tingkat lanjut pada saham-saham raksasa teknologi seperti Nvidia (NVDA), Tesla (TSLA), dan Alphabet (GOOG).


Ilustrasi. Foto: Freepik.
 

 

Apa itu Short Options?


Options adalah kontrak derivatif yang memberikan investor hak untuk membeli (call) atau menjual (put) aset dasar pada harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Dalam options trading, terdapat dua peran utama: pembeli kontrak (long) dan penjual kontrak (short).

Short Options adalah strategi bertindak sebagai penjual kontrak Options pada saham seperti NVDA, AAPL, atau GOOG. Contohnya, pada strategi short call options, Anda memiliki 100 saham AAPL. Anda menjual kontrak yang memberi hak kepada investor lain untuk membeli saham AAPL milik Anda di harga tertentu. Sebagai imbalannya, Anda langsung menerima premi, yang tetap menjadi milik Anda, baik saham tersebut dibeli atau tidak.

Dengan strategi short options, investor dapat mengoptimalkan potensi penghasilan dari portofolio saham yang sudah dimiliki, tanpa harus menunggu harga saham melonjak. Adapun keunggulan utama Short Options di aplikasi saham Pluang di antaranya:
  • Mendapatkan premi langsung di awal: Investor langsung menerima uang tunai di awal transaksi dari premi opsi.
  • Advanced trading strategy: Short options memungkinkan investor menerapkan strategi lanjutan seperti Covered Call dan Cash-Secured Put untuk mengoptimalkan portofolio, melakukan perlindungan nilai (hedging), serta memaksimalkan potensi pendapatan.
  • Aman dan teregulasi: Sebagai platform yang aman, berlisensi, dan diawasi oleh OJK, Pluang menjamin setiap aktivitas trading dilakukan dalam ekosistem yang terlindungi dan transparan.

Menyadari kompleksitas perdagangan Options, Pluang menyediakan materi edukasi mendalam melalui Pluang Academy. Investor dapat mempelajari cara kerja margin dan strategi short options secara menyeluruh sebelum mulai bertransaksi di pasar global. Investor kini dapat mengoptimalkan investasi di pasar saham Amerika seperti Nvidia (NVDA), Tesla (TSLA), dan Alphabet (GOOG) melalui Short Options dengan mengunduh aplikasi Pluang dan menikmati gratis biaya transaksi opsi selama tiga bulan pertama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)