Wabah Ebola di RD Kongo Tewaskan Sedikitnya 930 Orang

Petugas menangani wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo. (Anadolu Agency)

Wabah Ebola di RD Kongo Tewaskan Sedikitnya 930 Orang

Willy Haryono • 20 July 2026 18:02

Kinshasa: Sedikitnya 930 orang dilaporkan telah meninggal dunia akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo. Kementerian Kesehatan setempat melaporkan jumlah tersebut berasal dari 2.344 kasus yang telah terkonfirmasi hingga Sabtu malam, 18 Juli 2026.

Dalam 24 jam terakhir, otoritas kesehatan mencatat 37 kematian baru. Angka itu menjadi salah satu jumlah kematian harian tertinggi sejak wabah diumumkan.

Menurut laporan The Irish News, Senin, 20 Juli 2026, wabah Ebola di wilayah timur Republik Demokratik Kongo pertama kali dinyatakan pada 15 Mei 2026. Hingga kini, penyebarannya disebut menjadi wabah Ebola dengan pertumbuhan kasus tercepat yang pernah tercatat.

Wabah kali ini disebabkan oleh varian Bundibugyo, salah satu jenis virus Ebola yang lebih jarang ditemukan dibandingkan varian lainnya. Hingga saat ini belum tersedia vaksin maupun pengobatan yang telah disetujui secara khusus untuk menangani varian tersebut.

Pemerintah Republik Demokratik Kongo terus memantau perkembangan wabah serta melakukan penanganan terhadap jumlah kasus yang terus bertambah.

Otoritas kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna menekan penyebaran virus. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Ebola di RD Kongo Tewaskan 648 Orang, Total Kasus Lampaui 1.800

(Willy Haryono)