Tim gabungan Pemkab Agam sedang mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu, 18 Juli 2026. ANTARA/HO-BPBD Agam.
450 Warga Agam Mengungsi Akibat Banjir
Silvana Febiari • 19 July 2026 08:52
Agam: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mencatat 450 warga mengungsi akibat banjir di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu malam, 18 Juli 2026. Sebanyak 60 orang juga dilaporkan terjebak.
"450 warga itu mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari banjir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur, dilansir dari Antara, Minggu, 19 Juli 2026.
Sebagian warga yang terjebak akibat derasnya aliran air sudah evakuasi mandiri. Sedangkan sebagian lainnya dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, PMI, Polri, TNI dan unsur terkait lainnya.
Sementara di Jorong Labuah, sebanyak 250 warga mengungsi setelah 20 unit rumah terendam dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter. Banjir mengenangi dua jorong itu terjadi setelah curah hujan cukup tinggi melanda sejak Sabtu sore hingga malam.
Akibatnya, sungai Batang Tumayo meluap dan mengenangi rumah warga sekitar. "Ini merupakan banjir yang sering terjadi, karena sungai mengalami pendangkalan pasca-banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025," ujar Abdul.
(1).jpg)
Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Banjir sudah mulai menyusut, sehingga sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah.
Namun, Abdul mengimbau warga selalu meningkatkan kewaspadaan dengan segera mengungsi saat curah hujan cukup tinggi.