Dorong Digitalisasi, 150 UMKM di Belungguk Point Bengkulu Beralih ke QRIS

Aktivitas pelaku UMKM di kegiatan car free night di Belungguk Point Kota Bengkulu, Sabtu malam, 24 Oktober 2026. ANTARA/Anggi Mayasari

Dorong Digitalisasi, 150 UMKM di Belungguk Point Bengkulu Beralih ke QRIS

Silvana Febiari • 25 October 2026 09:55

Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu menerapkan transaksi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap 150 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Belungguk Point.  Penerapan tersebut dilakukan selama kegiatan Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD).

Penerapan transaksi menggunakan QRIS di kawasan Belungguk Point tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah kota dalam mendorong digitalisasi ekonomi secara masif. Tujuannya mewujudkan ekosistem pembayaran non-tunai di wilayah tersebut.

"Kehadiran 150 UMKM ini menjadi bukti semangat pelaku usaha kita untuk bangkit dan bergerak maju. Melalui penetapan Belungguk Point sebagai kampung digital, kami ingin membiasakan masyarakat dan pedagang bertransaksi secara aman dan praktis menggunakan QRIS," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu Nelawati di Bengkulu, dilansir Antara, Minggu, 25 Oktober 2026. 


Pemerintah kota bekerja sama dengan Bank Indonesia menerapkan seluruh transaksi belanja di area UMKM selama kegiatan CFN dan CFD di Belungguk Point akan diarahkan sepenuhnya menggunakan metode non-tunai.

Saat ini, kawasan Belungguk Point telah ditetapkan sebagai kampung digital. Untuk itu, para pengunjung diharapkan berbelanja dan bertransaksi menggunakan standardisasi QRIS.

Untuk menarik pengunjung sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pembayaran digital, Pemkot Bengkulu menghadirkan program belanja spesial senilai Rp1. Program ini diharapkan mendorong UMKM lokal naik kelas melalui pemanfaatan teknologi finansial.


Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi (ditengah) bersama dengan forkopimda di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu saat menabuh alat musik Dol sebagai tanda kegiatan car free night, di kawasan Belungguk Point, Kota Bengkulu, Sabtu malam, 24 Oktober 2026. ANTARA/Anggi Mayasari

Ia menerangkan adanya kolaborasi bersama Bank Indonesia dan menghadirkan promo belanja Rp1 diharapkan dapat menghapus kecanggungan masyarakat dalam menggunakan sistem pembayaran digital. Meski demikian, pembayaran dengan uang tunai tetap dilayani.

"Kami berharap lewat Car Free Night dan Car Free Day ini, digitalisasi ekonomi di Kota Bengkulu tidak lagi menjadi hal yang asing, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup berbelanja sehari-hari," sebut dia.

(Silvana Febiari)