Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono. (Dokumentasi/ Metro TV)
Usai Dilantik, Sugiono Akan Bahas Pekerjaan Rumah Kemenko PMK Bersama Pratikno
Silvana Febiari • 1 October 2026 15:53
Jakarta: Sugiono resmi mendapat tugas baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Usai dilantik ia segera berkoordinasi dengan Pratikno selaku pimpinan terdahulu untuk membahas sejumlah pekerjaan rumah di Kemenko PMK.
"Saya akan berkoordinasi dengan Pak Pratik untuk mendalami, kemudian membahas hal-hal yang jadi pekerjaan rumah di Kementerian Koordinator PMK. Tadi juga saya sampaikan seperti itu kepada beliau," kata Sugiono usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Oktober 2026.
Sugiono juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai Menko PMK.
Baca Juga :
Prabowo Lantik Sugiono sebagai Menko PMK
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Presiden dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," ungkap Sugiono.
Ketika ditanya mengenai arahan Presiden, Sugiono mengatakan masih menunggu kesempatan untuk bertemu dan berkonsultasi dengan Presiden. "Ini saya masih menunggu beliau, padahal kalian panggil tadi," ucapnya.
Sugiono juga menyinggung koordinasi dengan Pratikno yang sebelumnya menjabat sebagai Menko PMK. Menurutnya, tidak banyak hal baru yang perlu dibahas dalam proses tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Sugiono. Foto: BPMI Setpres
Selain itu, Sugiono menilai tidak banyak hal baru yang perlu disampaikan kepada Arrmanatha Nasir yang kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Ia meyakini Arrmanatha telah memahami prinsip tersebut dalam menjalankan tugas diplomasi Indonesia.
"Saya kira tidak banyak yang baru, karena dari awal juga kita berusaha 1.000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Jadi saya kira beliau juga sudah memahami itu," ujar Sugiono.