PM Inggris Andy Burnham Tawarkan Otonomi Regional Lebih Luas untuk Skotlandia

PM Inggris Andy Burnham. (Anadolu Agency)

PM Inggris Andy Burnham Tawarkan Otonomi Regional Lebih Luas untuk Skotlandia

Willy Haryono • 17 October 2026 11:15

London: Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menawarkan kewenangan regional yang lebih luas kepada Skotlandia, termasuk pelimpahan kewenangan dalam bidang dukungan ketenagakerjaan. Ia juga mendorong kerja sama yang lebih erat antara kedua pemerintahan untuk meningkatkan layanan publik.

Mengutip Anadolu pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Burnham mengatakan dalam sebuah acara di North Lanarkshire bahwa ia datang ke Skotlandia dengan “tawaran besar” dan ingin mencari titik temu dengan pemerintah Skotlandia.

“Saya sangat peduli terhadap Skotlandia. Hari ini, saya datang dengan tawaran besar dan keinginan untuk mencari titik temu,” ucapnya.

Burnham mengatakan politik seharusnya mengutamakan daerah, bukan partai. Ia menambahkan bahwa masyarakat Skotlandia “berhak mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari para politisi dan dunia politik.”

Ia menyebut usulannya sebagai “tawaran serius dan tulus” untuk memberikan kendali lebih besar kepada masyarakat setempat. Burnham juga mendesak percepatan pelimpahan kewenangan kepada pemerintah daerah.

“Kita perlu mengkaji sumber daya dan kewenangan pengambilan keputusan di tingkat regional Skotlandia agar tidak ada satu pun kawasan perkotaan di Skotlandia yang tertinggal,” ujarnya.

“Namun, menurut saya, kita harus bergerak lebih cepat. Jika tidak bertindak sekarang, Skotlandia bisa tertinggal,” tambahnya.

Burnham memperingatkan bahwa sejumlah kota dan kawasan di Skotlandia berisiko tertinggal dari wilayah di Inggris utara, yang tengah mendapatkan kewenangan regional lebih luas.

Ia mengusulkan pelimpahan tanggung jawab yang berkaitan dengan Departemen Pekerjaan dan Pensiun Inggris. Ia menginginkan model dukungan ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, serupa dengan yang diterapkan di Inggris, tetapi diadaptasi oleh Parlemen Skotlandia.

“Pelimpahan kewenangan seharusnya tidak berhenti sampai di pintu Parlemen Skotlandia,” katanya.

Kerja Sama Konstruktif

Sebelum pidato Burnham, Menteri Pertama Skotlandia John Swinney mengatakan dirinya tertarik untuk “bekerja sama secara konstruktif” dengan pemerintah Inggris. Ia juga mendukung pemberian kewenangan seluas mungkin kepada Parlemen Skotlandia.

Burnham turut menyerukan diakhirinya “politik kesukuan” antara kedua pemerintahan. Menurutnya, mereka dapat bekerja sama dalam sejumlah persoalan tanpa harus menyepakati semua hal.

Ketika ditanya apakah pelimpahan kewenangan regional dapat memengaruhi dukungan terhadap kemerdekaan Skotlandia, Burnham mendesak kedua pemerintahan untuk berfokus pada solusi praktis ketimbang perselisihan konstitusional.

“Masyarakat Skotlandia sedang menghadapi krisis biaya hidup, sama seperti masyarakat di Inggris dan di tempat lain,” ujarnya.

Swinney diperkirakan kembali mendorong kemerdekaan Skotlandia dalam pidato utamanya pada Sabtu di konferensi Partai Nasional Skotlandia. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara Bahas Kemungkinan Berpisah dari Inggris

(Willy Haryono)