Warren Buffett  jadi Orang Terkaya  ke-10 Dunia, Salip Posisi Bos Zara

Warren Buffett. AP Photo/Eric Francis.

Warren Buffett jadi Orang Terkaya ke-10 Dunia, Salip Posisi Bos Zara

Eko Nordiansyah • 7 October 2026 21:17

Jakarta: Investor Warren Buffett kembali masuk jajaran 10 orang terkaya di dunia. Kekayaan Buffett mencapai USD142 miliar atau sekitar Rp2.300 triliun, sehingga menempatkannya di posisi ke-10 dalam daftar Forbes Real-Time Billionaires.

Buffett berhasil menyalip pendiri Zara, Amancio Ortega, yang sebelumnya berada di posisi ke-10. Perubahan posisi tersebut terjadi setelah kekayaan Buffett bertambah hampir USD500 juta, sementara kekayaan Ortega turun USD1,8 miliar akibat penurunan saham Inditex, perusahaan induk Zara.

Melansir VnExpress, peringkat tersebut mengacu pada daftar miliarder real-time Forbes per Kamis, 1 Oktober 2026. Saham Inditex tercatat turun 1,6 persen pada perdagangan tersebut. Dalam sebulan terakhir, saham perusahaan juga telah melemah sekitar 7,7 persen.

Dengan perubahan tersebut, kekayaan Ortega tercatat sekitar USD140,1 miliar. Ortega merupakan pemegang saham mayoritas Inditex yang menaungi sejumlah merek, termasuk Zara, Massimo Dutti, Stradivarius, dan Pull&Bear.


(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Punya investasi di sejumlah perusahaan besar

Sebagian besar kekayaan Buffett berasal dari kepemilikannya di Berkshire Hathaway. Berdasarkan laporan perusahaan pada Juli 2026, Buffett memiliki sekitar 37,2 persen saham Berkshire Hathaway kelas A dan kurang dari 0,001 persen saham kelas B.

Berkshire Hathaway sendiri memiliki investasi besar di sejumlah perusahaan, termasuk Apple, American Express, Coca-Cola, Google, dan Bank of America. Kapitalisasi pasar perusahaan tersebut telah melampaui USD1 triliun.

Forbes dalam daftar 10 orang terkaya dunia per 1 Oktober 2026 juga menempatkan Buffett di posisi ke-10. Posisi teratas masih ditempati Elon Musk dengan kekayaan mencapai USD936 miliar.

Buffett tinggalkan posisi pimpinan Berkshire

Buffett sebelumnya telah mundur dari posisi ketua Berkshire Hathaway setelah lebih dari enam dekade memimpin perusahaan. Putra sulungnya, Howard Buffett, kemudian menggantikannya sebagai ketua non-eksekutif.

Meski demikian, Buffett masih menjabat sebagai direktur dan chairman emeritus Berkshire Hathaway. Ia juga telah berkomitmen untuk menyumbangkan lebih dari 99 persen kekayaannya setelah meninggal dunia. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Eko Nordiansyah)