Ilustrasi emas batangan. Foto: Freepik.
Capai Titik Jenuh, Kilau Harga Emas Dunia Makin Meredup
Husen Miftahudin • 28 October 2025 09:10
Chicago: Harga emas dunia turun pada awal perdagangan Eropa setelah mengalami penurunan mingguan pertama sejak pertengahan Agustus 2025.
Ini terjadi karena meningkatnya optimisme seputar potensi kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, sehingga mengurangi permintaan terhadap aset safe haven.
Mengutip Yahoo Finance, Selasa, 28 Oktober 2025, harga emas berjangka turun 1,5 persen menjadi $USD4.078,10 per ons. Sementara harga emas spot turun 1,2 persen menjadi USD4.066 per ons.
Meredupnya harga emas dunia itu terjadi ketika AS dan Tiongkok mengisyaratkan mereka hampir mencapai kesepakatan perdagangan komprehensif, dengan Presiden Donald Trump saat ini sedang dalam kunjungan diplomatik ke Asia.
Jika kesepakatan tercapai, hal ini dapat meredakan beberapa risiko ekonomi dan ketegangan geopolitik yang sebelumnya telah menopang harga emas.
"Kesepakatan dagang potensial antara AS dan Tiongkok ini benar-benar muncul tiba-tiba dan merupakan kejutan positif bagi pasar secara umum. Jelas, sisi negatifnya adalah perkembangan tersebut berdampak negatif bagi emas," kata analis di Capital.com Kyle Rodda.
| Baca juga: Aksi Ambil Untung Bikin Harga Emas Morosot |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Emas capai titik jenuh beli
Rodda menambahkan suasana pasar telah berubah, dengan sebagian besar ketegangan yang sebelumnya mendorong harga emas naik kini mereda. "Banyak tekanan telah mereda di pasar sekarang, dan sentimen mulai netral," sebut dia.
Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, prospek jangka panjang emas tetap didukung oleh ekspektasi kebijakan fiskal dan moneter yang longgar. "Jika hal itu tetap terjadi, tren kenaikan emas akan bertahan," simpul Rodda.
Reli tajam yang mendorong emas ke rekor tertinggi tepat di atas USD4.380 per ons pada Senin lalu telah berbalik arah di tengah tanda-tanda logam tersebut telah mencapai titik jenuh beli. Meskipun demikian, harga emas batangan tetap naik sebanyak 55 persen di sepanjang tahun ini.