Tim SAR melakukan evakuasi korban reruntuhan beton musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Buduran. Dokumentasi/ Basarnas
Satu Jenazah Korban Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny Berhasil Teridentifikasi
Amaluddin • 11 October 2025 19:51
Surabaya: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban musala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Identifikasi tersebut dilakukan melalui pemeriksaan DNA dan medis gigi, yang menunjukkan hasil kecocokan dengan salah satu data antemortem keluarga korban.
Kabiddokes Polda Jawa Timur, Kombes Khusnan Marzuki, mengatakan proses identifikasi dilakukan secara teliti oleh tim DVI dengan menggabungkan data postmortem dan antemortem.
“Pada hari ini, tim DVI Polda Jatim berhasil melaksanakan identifikasi terhadap satu kantong jenazah yang berisi satu jenazah. Hasilnya, satu jenazah tersebut teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan gigi," kata Khusnan, Sabtu, 11 Oktober 2025.
| Baca: Dimulai 2-3 Minggu Lagi, KBM Ponpes Al Khoziny Digelar di Lokasi Baru
|
Khusnan menjelaskan dengan temuan terbaru ini, total korban yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim gabungan hingga hari ini mencapai 51 orang dari total 67 kantong jenazah yang diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
"Proses identifikasi terus kami lakukan secara bertahap. Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh jenazah korban dapat teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga dengan penuh kehormatan," jelas Khusnan.
Tim DVI Polda Jatim masih terus bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk laboratorium forensik dan tim psikolog kepolisian, untuk memastikan proses identifikasi berjalan sesuai prosedur dan memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu.