Dibalik Palang Pintu Kereta: KAI Properti Gembleng Ratusan Petugas

Palang pintu perlintasan kereta api. Foto: KAI Properti.

Dibalik Palang Pintu Kereta: KAI Properti Gembleng Ratusan Petugas

Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2026 06:00

Jakarta: Di balik kokohnya palang pintu perlintasan kereta api, terdapat peran vital para Petugas Jaga Lintasan (PJL). Petugas ini menanggung tanggung jawab besar atas keselamatan ribuan nyawa setiap harinya. 

Menyadari krusialnya posisi tersebut, KAI Properti secara masif menggembleng sebanyak 748 personel PJL. Langkah ini dilakukan melalui pembekalan ketat dan sertifikasi kompetensi sebelum resmi diterjunkan ke lapangan.
 


“Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para personel dalam memahami prosedur kerja, aspek keselamatan, serta tanggung jawab yang melekat dalam tugas penjagaan perlintasan sebidang,” kata Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.

Bramantya menjelaskan, ratusan peserta yang telah lolos seleksi administrasi, psikologi, wawancara, hingga kesehatan tersebut kini tengah menjalani uji kompetensi secara ketat. Proses penggemblengan ini digelar di enam tempat uji kompetensi yang tersebar di 13 area operasional dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 25 September 2026.

Tak hanya menitikberatkan pada kesiapan mental dan kemampuan para penjaga perlintasan, KAI Properti juga menyelaraskan pembinaan SDM ini dengan percepatan pembangunan gardu Penjagaan Perlintasan Sebidang (JPL).


KAI Properti secara masif menggembleng sebanyak 748 personel PJL. Foto: KAI Properti.

Hingga 21 September 2026, pengerjaan fisik gardu telah berjalan di 181 lokasi dari target 190 titik, atau sudah mencapai progres signifikan sebesar 95,2 persen.

“Fasilitas penjagaan dan kesiapan petugas merupakan dua hal yang saling mendukung dalam menjaga keselamatan perlintasan sebidang. Karena itu, KAI Properti memastikan pembangunan fasilitas pendukung terus dilakukan bersamaan dengan penyiapan kompetensi PJL. Dengan dukungan infrastruktur yang baik serta petugas yang kompeten, kami harap keselamatan di perlintasan sebidang dapat selalu terjaga,” kata Bramantya.

(Fachri Audhia Hafiez)