Rencana Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Wall Street Tebar Cuan Berlimpah, Nasdaq Paling 'Royal'

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. Foto: Mentarimulia.co.id

Rencana Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Wall Street Tebar Cuan Berlimpah, Nasdaq Paling 'Royal'

Husen Miftahudin • 26 March 2026 08:44

New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mempertimbangkan laporan-laporan yang muncul, yakni AS mendekati Iran dengan 'rencana gencatan senjata 15 poin'.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 26 Maret 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,66 persen menjadi 46.429,49. Indeks S&P 500 bertambah 0,54 persen menjadi 6.591,9. Indeks Nasdaq Composite meningkat 0,77 persen menjadi 21.929,83.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir positif, dengan sektor material dan barang konsumsi non-esensial memimpin kenaikan masing-masing sebesar 1,97 persen dan 1,18 persen. Sektor energi dan real estat masing-masing turun 0,53 persen dan 0,04 persen.
 

Baca juga: Wall Street Boncos Lagi di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia
 

Rencana gencatan senjata AS-Iran

 
Perkembangan geopolitik mendominasi sentimen pasar setelah media AS melaporkan rencana gencatan senjata telah dikirimkan ke Iran. Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya di Islamabad, laporan selanjutnya menunjukkan Iran menerima proposal 15 poin dari AS, yang dilaporkan disampaikan melalui saluran diplomatik Pakistan.
 
Harga minyak bereaksi cepat terhadap laporan diplomatik awal, dengan harga minyak berjangka merosot sebelum sedikit pulih pada Rabu sore. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak AS, turun 2,2 persen dalam perdagangan baru-baru ini dan ditutup pada USD90,32 dolar AS per barel.
 
Sementara itu, harga minyak mentah Brent sebagai patokan internasional, turun menjadi USD102,22 per barel, turun dari penutupan Selasa di USD104,49.


(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
 

Geliat sektor saham teknologi

 
Di pasar saham, sektor teknologi memberikan dukungan kuat untuk reli yang lebih luas. Sebagian besar dari tujuh raksasa teknologi terkemuka (Magnificent Seven) mencatatkan kenaikan, pulih dari kinerja negatif secara umum pada sesi sebelumnya.
 
Amazon dan Nvidia memimpin kelompok mega-kapitalisasi tersebut, masing-masing naik sekitar dua persen. Lebih lanjut, Intel dan Advanced Micro Devices memimpin lonjakan yang lebih luas di antara saham-saham semikonduktor menyusul laporan media bahwa kedua produsen chip tersebut sedang bersiap untuk menaikkan harga produk mereka.
 
Saham perusahaan desain semikonduktor Arm Holdings yang terdaftar di bursa AS melonjak 16,38 persen dan memimpin Nasdaq setelah perusahaan tersebut meluncurkan cip buatan sendiri pertamanya dan mengeluarkan proyeksi pendapatan yang sangat optimis.
 
Penyedia layanan satelit EchoStar melonjak 7,43 persen menyusul laporan SpaceX, di mana EchoStar memiliki saham, berencana untuk mengajukan penawaran umum perdana (IPO) secepatnya minggu ini.
 
Saham JetBlue Airways melonjak 13,37 persen menyusul laporan media bahwa maskapai tersebut secara aktif menjajaki potensi mitra merger. Saham Terns Pharmaceuticals naik 5,72 persen setelah menyetujui akuisisi tunai senilai USD6,7 miliar oleh Merck.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)