DKI Bangun Lima Titik Zebra Cross di Tebet

Jalur penyeberangan pejalan kaki (zebra cross) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

DKI Bangun Lima Titik Zebra Cross di Tebet

Siti Yona Hukmana • 31 March 2026 05:24

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun lima titik jalur penyeberangan kaki (zebra cross) di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Langkah ini ntuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib, sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di jalan,” kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, dilansir Antara, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia mengakui belum tersedianya fasilitas penyeberangan di kawasan tersebut menyebabkan masyarakat tidak nyaman. Sebanyak empat zebra cross di antaranya mulai dikerjakan pada Senin, 30 Maret 2026.

Menurut Heru, kondisi ini terjadi sebagai dampak dari kegiatan pemeliharaan berkala jalan serta pembangunan dan peningkatan trotoar pada akhir tahun 2025, yang menyebabkan marka zebra cross sebelumnya tertutup lapisan aspal baru. Selain itu, curah hujan yang tinggi turut menjadi kendala dalam proses pengerjaan.

Jalur penyeberangan pejalan kaki (zebra cross) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

“Perlu diketahui, pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan. Material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik serta memiliki daya tahan maksimal,” ujar Heru.

Heru mengapresiasi kepedulian dan inisiatif masyarakat yang telah melakukan pengecatan jalan untuk difungsikan sebagai zebra cross. Partisipasi tersebut mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di ruang publik.

Sejalan dengan itu, pada titik yang telah dibuat secara swadaya oleh masyarakat, penataan ulang zebra cross akan dilakukan secara bertahap sesuai standar teknis, dengan mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)