KM Percaya Mati Mesin, 9 Orang Dievakuasi dari Perairan Bira

Petugas Gulkarmat mengevakuasi penumpang yang kapalnya mengalami kerusakan di tengah perairan Pulau Bira Besar, Kelurahan Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu. Foto: ANTARA/HO-Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu.

KM Percaya Mati Mesin, 9 Orang Dievakuasi dari Perairan Bira

Fachri Audhia Hafiez • 29 March 2026 09:13

Jakarta: Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil mengevakuasi sembilan orang penumpang yang terombang-ambing di perairan Pulau Bira Besar, Kelurahan Pulau Harapan, Sabtu malam, 28 Maret 2026. Para korban terjebak di tengah laut setelah kapal KM Percaya yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin.

"Total ada sembilan orang yang kami evakuasi," kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman dalam keterangan resminya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 29 Maret 2026.
 


Gatot menjelaskan bahwa laporan darurat pertama kali diterima dari Lurah Pulau Harapan pada pukul 19.57 WIB. Kapal yang dinakhodai oleh seorang pria bernama Akbar tersebut dilaporkan kehilangan tenaga mesin saat melintas di koordinat perairan Pulau Bira Besar.

“Kami mendapatkan laporan dari Lurah Pulau Harapan terkait kapal yang mengalami kerusakan mesin,” tambah Gatot.

Merespons laporan tersebut, Sudin Gulkarmat segera mengerahkan satu kapal penyelamatan dengan enam personel menuju lokasi kejadian. Tim penyelamat tiba di titik koordinat pada pukul 20.07 WIB dan langsung melakukan proses pemindahan penumpang. Seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 20.48 WIB.
  Namun, dalam proses penyelamatan tersebut, petugas menemukan salah satu korban dalam kondisi memerlukan penanganan medis khusus. Penumpang tersebut dilaporkan terkena sengatan ikan beracun saat kapal terombang-ambing. Petugas pun langsung menjalankan prosedur keselamatan dan evaluasi medis sesuai protokol yang berlaku.

“Alhamdulillah seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman dan selamat,” ujar Gatot.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)