Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Pati, Dishub DKI Siagakan Mobil Derek di 4 Titik

Kendaraan derek milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Foto: Dok. Istimewa.

Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Pati, Dishub DKI Siagakan Mobil Derek di 4 Titik

Metro TV • 27 August 2026 12:58

Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiagakan empat unit mobil derek di beberapa titik strategis. Hal ini untuk mengantisipasi kebutuhan kendaraan di sejumlah ruas akibat aksi penyampaian aspirasi, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Dishub juga menyiapkan empat unit derek di Pintu 10, Bawah Flyover Ladogi, Hotel Mulia, dan FX,” tulis Dishub DKI Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 Agustus 2026.
 


Selain menyiagakan armada derek, Dishub DKI Jakarta telah merancang skema rekayasa arus lalu lintas situasional di tiga kawasan utama yang diperkirakan terdampak massa aksi.

Zona 1 & 2 – Kawasan DPR/MPR RI (Senayan)
  • Ruas Jalan Letjen S. Parman sisi selatan mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi diproyeksikan mengalami peningkatan kepadatan. Jika terjadi penumpukan kendaraan, pengalihan dilakukan sebagai berikut:
  • Dari arah Cawang: Dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
  • Dari arah Tomang menuju Cawang: Arus kendaraan masih dapat melintas, namun rekayasa situasional tetap disiapkan.

Zona 3 – Kawasan DPR/MPR RI dan Sekitarnya
  • Dari arah Tomang menuju Cawang: Dialihkan melalui Jalan Tomang Raya–Jalan Balikpapan–Jalan Suryopranoto–Jalan Juanda.
  • Dari arah Cawang menuju Tomang: Dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan.
  • Dari arah Blok M menuju Tomang: Dialihkan via Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan, atau mengarah ke Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.

Zona 4 – Kawasan Istana Kepresidenan
  • Dampak kepadatan berpotensi meluas ke Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Pengalihan yang disiapkan meliputi:
  • Tugu Tani ke Tanah Abang: Dialihkan via Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Veteran–Jalan Cideng Timur.
  • Tanah Abang ke Pulogadung: Dialihkan melalui Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit–Jalan Ir H Juanda.
  • Senayan ke Kota: Dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Cideng Timur–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit.
  • Harmoni ke Senayan: Dialihkan mengintari Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Pejambon–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Tugu Tani–Jalan Menteng Raya–Jalan Taman Cut Mutiah–Jalan GSSJ Samratulangi–Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan HR Rasuna Said.


Ilustrasi kendaraan. Foto: Dok. Medcom.id.

Guna memastikan skema rekayasa berjalan lancar, Dishub DKI menerjunkan sebanyak 120 personel yang terbagi dalam dua regu tugas. Terdiri 60 petugas untuk piket pagi (07.00–13.00 WIB) dan 60 petugas untuk piket siang hingga malam (13.00–19.00 WIB).

"Dishub DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kepolisian serta unsur terkait dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas. Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas, berhati-hati dalam berkendara, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini," tulis Dishub DKI Jakarta.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)